Sandiaga Uno : Sektor Kuliner Medan Harus Jadi Andalan Ekonomi Bangkit


mediaindonesia.com - 19 November 2021, 13:35 WIB

SEKTOR kuliner telah menjadi andalan untuk Kota Medan. Namun walaupun kulinernya sudah terkenal masih perlu peningkatan atau inovasi guna semakin membuat kuliner medan menjadi yang terdepan. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, sektor kuliner menjadi poin penting dalam Kegiatan Workshop KaTa Kreatif Indonesia di Kota Medan, Sumut.

Dia menegaskan, ekonomi kreatif khususnya di bidang kuliner menjadi prioritas yang didukung penuh oleh Kemenparekraf/Baparekraf.

“Di Medan sektor kulier yang menjadi poin oenting untuk ditingkatkan kembali, sehingga bisa menjadi pendukung pariwisata di kota Medan,” kata Menparekraf dalam keterangan pers, Jumat (19/11).

Menurut Sandiaga, saat ini begitu banyak produk kuliner khas yang dimiliki kota ini seperti bika ambon, mie balap, dan lain sebagainya.

Ragam produk kuliner yang sudah ada telah dipasarkan secara konvensional, namun dikarenakan kondisi saat ini telah berubah, teknologi sangat bisa membantu untuk mencapai pasar yang lebih luas.

"Strategi pemasaran yang paling efektif saat ini adalah secara digital atau online. Karenanya, dalam workshop kali ini juga menghadirkan seorang pakar yang diharapkan bisa membantu mengembangkan kuliner di Medan," tutur Mas Menteri, sapaan akrab Menparekraf. 

Seperti diketahui, program Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia merupakan program yang dilaksanakan sejak tahun 2016 dan menjadi bagian dari strategi pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam Perpres Nomor 142 Tahun 2018 mengenai Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif Nasional. 

Program KaTa Kreatif Indonesia bertujuan untuk menggali, memanfaatkan, menumbuhkembangkan, mengelola, dan mengkonservasi kreativitas para pelaku ekonomi kreatif dalam mendorong pemanfaatan teknologi, seni, dan budaya untuk mengembangkan potensi subsektor ekonomi kreatif yang menjadi unggulan di kabupaten dan kota.(RO/OL-09)

BERITA TERKAIT