WHO Minta Moratorium Suntikan Booster Vaksin Covid-19


Mediaindonesia.com - 05 August 2021, 02:00 WIB

WHO pada Rabu (4/8) menyerukan moratorium suntikan booster vaksin covid-19 hingga setidaknya akhir September nanti. Ini untuk mengatasi ketidakadilan tajam dalam distribusi dosis antara negara kaya dan miskin.

Kepala Organisasi Kesehatan Dunia Tedros Adhanom Ghebreyesus mendesak negara-negara dan perusahaan yang mengendalikan pasokan dosis untuk segera mengubah arah dan memprioritaskan negara-negara yang kurang kaya. Badan kesehatan PBB selama berbulan-bulan melawan ketidakseimbangan yang mencolok.

Israel bulan lalu mulai meluncurkan suntikan pendorong (booster) untuk usia di atas 60 tahunan. Jerman mengatakan Selasa akan mulai menawarkan dosis ketiga vaksin dua suntikan Pfizer-BioNTech dan Moderna pada September.

Tedros mengatakan pada konferensi pers bahwa dia mengerti alasan negara-negara ingin melindungi warganya dari varian virus Delta yang lebih menular dan pertama kali diidentifikasi di India. "Tetapi kami tidak dapat menerima negara-negara yang telah menggunakan sebagian besar pasokan vaksin global menggunakan lebih banyak lagi, sementara orang-orang yang paling rentan di dunia tetap tidak terlindungi," katanya.

Baca juga: Uzbekistan Izinkan para Atasan Cegah Staf tanpa Vaksinasi untuk Bekerja

"Kami membutuhkan pembalikan yang mendesak, dari sebagian besar vaksin masuk ke negara-negara berpenghasilan tinggi ke sebagian besar ke negara-negara berpenghasilan rendah." (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT