Menhan Israel akan Bahas Spyware Pegasus dengan Prancis


Mediaindonesia.com - 27 July 2021, 18:05 WIB

MENTERI Pertahanan Israel Benny Gantz akan bertemu dengan Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly di Paris pekan ini untuk membahas berbagai topik, termasuk mengenai skandal spyware Pegasus. Kementerian Pertahanan Israel mengatakan Gantz akan berangkat pada Rabu (28/7) untuk melakukan pembicaraan dengan Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly.

Ada sejumlah topik yang akan dibahas, seperti krisis di Libanon, negosiasi nuklir dengan Iran, dan malware Pegasus yang dibuat oleh perusahaan Israel NSO. Pegasus diduga digunakan untuk menargetkan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Pegasus, yang mampu menyalakan kamera ponsel atau mikrofon dan mengambil datanya, berada di tengah badai setelah daftar sekitar 50.000 target pengawasan potensial bocor ke kelompok hak asasi manusia. Amnesty International dan media nirlaba Prancis, Forbidden Stories, berkolaborasi dengan sejumlah perusahaan media, termasuk Washington Post, Guardian, dan Le Monde, untuk menganalisis dan menerbitkan daftar tersebut.

Kementerian Pertahanan Israel harus menyetujui ekspor NSO mengingat sifat sensitif dari sektor tersebut. Lembaga Pertahanan Israel telah membentuk komite untuk meninjau bisnis perusahaan itu, termasuk proses pemberian izin ekspor.

Daftar dugaan target Pegasus mencakup setidaknya 180 jurnalis, 600 politisi, 85 aktivis hak asasi manusia, dan 65 pemimpin bisnis. NSO menegaskan perangkat lunaknya hanya digunakan dalam memerangi terorisme dan kejahatan lain dan mengatakan bahwa perusahaan itu mengekspor ke 45 negara. (AFP/OL-14)
BERITA TERKAIT