Wartawan Penerima Vaksin Harus Terverifikasi di Dewan Pers


Nur Azizah - 10 February 2021, 14:17 WIB

SEBANYAK 5 ribu wartawan di Jakarta akan mendapatkan vaksin covid-19 akhir Februari 2021. Namun, jurnalis yang berhak mendapatkannya hanya yang terverifikasi di Dewan Pers.

"Wartawan untuk yang divaksin batch pertama berasal dari perusahaan media yang sudah diverifikasi Dewan Pers," kata Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu (10/2).

Tak hanya itu, vaksin juga hanya diperuntukkan bagi wartawan yang bekerja di lapangan. Nantinya, Dewan Pers akan mengecek tiap daftar nama jurnalis yang disodorkan.

Baca juga : Cegah Penularan Mobilitas Perjalanan Diperketat

"Dari daftar yang didapat, Dewan Pers memverifikasi medianya, memverifikasi lokasi benar tidak di Jakarta, memverifikasi benar tidak ia wartawan yang bekerja di lapangan," jelas Nuh.

Untuk mendapatkan daftar jurnalis, Dewan Pers bekerja sama dengan Asosiasi Konstituen dan Forum Pemimpin Redaksi. Hingga saat ini, sudah ada 17.857 nama wartawan yang terdaftar.

"Tapi untuk batch pertama vaksin, prioritas wartawan di Jakarta 5 ribu orang. Jumlah berdasarkan stok vaksin yang ada menurut perhitungan Kementerian Kesehatan," kata Nuh.

Kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan untuk memasukkan wartawan sebagai kelompok prioritas penerima vaksin. Sebab, jurnalis menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi terkait covid-19.

Wartawan sering kali harus ke luar rumah untuk memburu berita. Potensi terkena virus korona pun semakin tinggi. (OL-2)

 

 

 

BERITA TERKAIT