Elon Musk Tebar Sayembara Rp1,4 T, Apa Tantangannya?


 Insi Nantika Jelita - 22 January 2021, 17:06 WIB

BOS Tesla dan SpaceX Elon Musk mengadakan sayembara yang bertujuan untuk pengembangan teknologi yang dapat menangkap emisi karbon yang inovatif. Tak tanggung-tanggung, nilai yang ditawarkan mencapai US$100 juta atau Rp1,4 triliun rupiah.

"Saya menyumbangkan US$ 100 juta untuk hadiah dalam teknologi penangkapan karbon terbaik," cuitnya dalam akun Twitter @elonmusk, Jumat (22/1).

Dia mengatakan, untuk rincian sayembara apa saja yang mesti masyarakat harus kerjakan akan diumumkan pada minggu depan.

Business Insider menyebut, kontes penangkapan emisi karbon yang diusulkan Musk akan mengarah pada tujuan yang akan memainkan peran utama dalam memerangi perubahan iklim, terutama di bawah pemerintahan Joe Biden.

Seperti diketahui, kekayaan Musk menyalip CEO Amazon Jeff Bezos sebagai orang terkaya di dunia sebelum penurunan harga saham Tesla menjatuhkannya kembali.

"Umpan balik kritis selalu sangat dihargai, serta cara menyumbangkan uang yang benar-benar membuat perbedaan (jauh lebih sulit daripada kelihatannya)," tulis Musk awal bulan ini.

Pada 2012, Musk menandatangani Giving Pledge, sebuah inisiatif yang diluncurkan oleh Bill Gates dan Warren Buffett yang meminta para donatur untuk menyumbangkan setidaknya setengah dari kekayaan mereka dalam masa hidup mereka untuk pendidikan sains dan teknik, penelitian energi terbarukan dan penelitian eksplorasi ruang angkasa manusia.

Tetapi perkiraan Forbes pada bulan September menemukan bahwa sejauh ini Musk hanya menyumbang $ 100 juta - kurang dari 1% dari kekayaan bersihnya. (Business Insider/Ins/OL-09)

BERITA TERKAIT