TNI-AD Bangun Rumah Sakit Lapangan Covid-19 untuk Solo Raya


Widjadjadi - 15 January 2021, 12:50 WIB

Markas Besar TNI Angkatan Darat memutuskan membuat rumah sakit lapangan di Beteng Vastenburg Surakarta, Jawa Tengah. Tindakan itu dilakukan untuk mendukung penanganan pasien terinfeksi covid-19 di wilayah Solo Raya.

"Beberapa waktu lalu, jumlah warga terinfeksi covid-19 di Jawa Tengah menduduki posisi tertinggi secara nasional. Solo Raya memberikan kontribusi tinggi. Ini yang menjadi latar belakang Mabes TNI AD mendirikan rumah sakit lapangan di Beteng Vastenburg," ungkap Komandan Korem 074/Warastrama,Kolonel Inf Rano Tilaar, Jumat (15/1).

Rumah sakit lapangan Beteng Vastenburg yang berkapasitas 100 tempat tidur akan menjadi kepanjangan tangan dari RS Tentara (RST) Slamet Riyadi Solo. Rumah sakit dikhususkan untuk menangani pasien terpapar covid-19,b aik tingkat ringan, sedang, hingga berat.

"Wali Kota juga mendukung keberadaan rumah sakit lapangan ini. Beteng kuno yang dikelilingi parit dan halaman luas ini cukup ideal untuk menjadi rumah sakit lapangan. Kami mendirikannya setelah Komandan Kodim Boyolali mengungkapkan bahwa penggunaan Asrama Haji untuk penanganan pasien orang tanpa gejala mendapatkan resistensi cukup tinggi dari lingkungan sekitar " lanjut Rano.

Pembangunan rumah sakit tenda lapangan ini akan dilakukan vendor selama tujuh hari, mulai 21 Januari. Untuk operasional perawatan, rumah sakit diperkuat 100 tenaga kesehatan, baik perawat, dokter umum, dokter spesialis paru, dokter jantung dan dokter bedah. Tim dan rumah sakit dipimpin Letkol CKM Ardiyanto.

Selain dari wilayah Solo Raya, pelayanan pasien juga dimungkinkan untuk daerah lain. Pasien terpapar covid berat yang membutuhkan tindakan tranfusi plasma convalesen juga akan ditangani.

Rano menegaskan seluruh pembiayaan operasional rumah sakit Beteng  Vastenburg ditanggung sepenuhnya dari Mabes TNI-AD.

Untuk menuju kesiapan pembangunan rumkitlap, ratusan prajurit TNI-AD terlihat bekerja bakti membersihkan rumput dan alang alang yang ada di dalam beteng kuno peninggalan Belanda itu. Dalam pembersihan, ditemukan sejumlah ular oleh LSM pencinta hewan yang membantu. (N-2)

 

BERITA TERKAIT