16 September 2020, 07:00 WIB

Aturan PSBB Diperketat di Jakarta


Caksono | Infografis

Gubernur DKI Jakarta menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dimulai 14 September 2020 selama dua minggu ke depan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menutup seluruh gedung jika ditemukan kasus positif Covid-19.

  1. Pasar dan pusat perbelanjaan serta 11 sektor esensial berlaku kapasitas 50 persen. Perkantoran diatur sebesar 25 persen.
  2. Ojol boleh mengangkut penumpang dan barang.
  3. Kendaraan pribadi mengangkut maksimal satu baris mobil diisi dua orang. Namun aturan tidak berlaku jika seluruh penumpang berasal dari satu tempat tinggal.
  4. Sistem lalu lintas ganjil-genap ditiadakan.
  5. Kerumunan tidak boleh lebih dari lima orang.
  6. Institusi pendidikan hingga sarana olah raga ditutup.
  7. Restoran, rumah makan, kafe, dan tempat sejenis hanya menerima pesan antar/bawa pulang.
  8. Tempat ibadah di lingkunga pemukiman yang digunakan warga setempat dapat beroperasi, namun tempat ibadah yang dikunjungi berbagai komunitas ditutup sementara).
  9. Mobilitas warga pengguna TransJakarta, MRT, LRT, KRL CommuterLine, taksi, angkot, dan kapal penumpang dibatasi.
  10. Pemberian bantuan sosial tetap berjalan.
BERITA TERKAIT