05 February 2023, 09:15 WIB

Pakar Sebut Kadar Antibodi Covid-19 Berbanding Lurus Usia


Theofilus Ifan S |

EPIDEMIOLOG Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Iwan Ariawan menyebut kadar antibodi covid-19 berbanding lurus dengan tingginya usia. Hal itu menanggappi hasil survei serologi yang menyebut 99% penduduk sudah memiliki imunitas.

"Semakin tinggi usia, semakin tinggi kadar antibodinya," kata Iwan dalam keterangan tertulis, Minggu (5/2).

Iwan mengatakan hal tersebut disebabkan risiko terpapar covid-19 hingga meninggal pada lansia. Sehingga pemerintah memprioritaskan vaksin bagi lansia dan lebih dulu terbentuk antibodinya.

"Sementara pada anak-anak kadar antibodinya paling rendah pada balita karena mereka belum mendapatkan vaksinasi," ungkapnya.

Iwan bersyukur kadar antibodi masyarakat meningkat menjadi 99%. Persentase itu meningkat dari survei serupa pada periode sebelumnya dengan 98,5%.

"Meningkatnya kadar antibodi penduduk dapat disebabkan oleh peningkatan cakupan vaksinasi atau masih terjadinya transmisi covid-19," tutur dia.

Baca juga: Hasil Serosurvei, 99% Rakyat Indonesia Punya Antibodi Covid-19

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan proporsi penduduk dengan kadar antibodi SARS-CoV-2 penyebab covid-19 mencapai 99% dari total populasi. Hal itu berdasarkan hasil serologi survei terbaru pada Januari 2023.
 
"Dari hasil serosurvei per Januari 2023 kami lihat proporsi penduduk dengan kadar imunitas dari penularan SARS-CoV-2 masih tinggi, sebesar 99 persen dari proporsi masyarakat," kata Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes Syarifah Liza Munira, di Gedung Kemenkes, Jakarta, Jumat (3/2).

Survei serologi nasional dilakukan di 34 provinsi dan 99 kabupaten/kota dengan cara memeriksa sampel darah dan wawancara terhadap 16.286 (94%) responden yang sama dari dua kegiatan serupa sebelumnya. Liza menerangkan kadar antibodi tertinggi dimiliki mereka yang telah menerima suntikan vaksinasi booster atau dosis penguat.(OL-5)

BERITA TERKAIT