26 January 2023, 09:03 WIB

Mengenal Bioma Tundra, Ragam Flora dan Fauna


Mesakh Ananta Dachi |

BIOMA Tundra adalah sebuah tempat atau ekosistem yang memiliki suhu sangat dingin, sehingga tidak ada pohon yang dapat tumbuh. Bioma tundra dapat ditemukan di belahan bumi bagian utara, Antartika dan juga puncak pegunungan yang tinggi. Meskipun pohon tidak dapat tumbuh pada bioma tundra, terdapat beberapa jenis flora yang masih dapat hidup dan berkembang meskipun dalam kurun waktu yang singkat.

Ciri-ciri Bioma Tundra

Berikut adalah ciri-ciri dari bioma tundra:

1. Memiliki iklim yang sangat dingin
2. Struktur vegetasi yang rendah
3. Rendahnya keanekaragaman biota
4. Perolehan energi dan nutrisi dari organik mati
5. Usia dari flora sangat singkat, hanya dalam kurun 30-120 hari
6. Jenis flora yang hidup umumnya merupakan jenis semak-semak

Jenis Bioma Tundra

Berikut adalah jenis dari bioma tundra yang ada:

1. Arctic Tundra

Tundra Arktik atau Arktik tundra terletak di Belahan Bumi Utara atau Kutub Utara. Daerah ini mencapai 20° dari permukaan bumi dan terletak pada garis lintang 55 hingga 70 di sebelah utara.

Tundra Arktik memiliki daerah yang sangat dingin sehingga mengering seperti gurun tetapi membeku. Daerah ini tidak mendapatkan sinar matahari untuk waktu yang lama ketika musim dingin tiba.

Secara umum, suhu tundra Arktik mencapai -28 derajat Celcius dan bisa turun hingga -50 derajat Celcius. Tidak mengherankan, tundra Arktik adalah salah satu daerah berpenduduk paling sedikit di dunia.

Di musim panas, matahari dapat bersinar hampir sepanjang waktu. Tumbuhan dan hewan kemudian memanfaatkan waktu mereka sebaik-baiknya untuk bertahan hidup.

Sebagian besar kehidupan tundra Arktik membutuhkan waktu 50-60 hari untuk fokus pada pertumbuhan dan makan saat musim dingin tiba.

2. Alpine Tundra

Alpine tundra adalah daerah di puncak gunung tertinggi di dunia. Seperti tundra Arktik, tundra alpine memiliki udara beku dan kering.

Namun karena ketinggiannya yang lebih tinggi, tundra alpine lebih sering terkena sinar matahari. Udara dan atmosfer jauh lebih tipis, sehingga sinar matahari dapat menembus lebih banyak.

Diukur dengan radiasi matahari, tundra alpine memiliki musim tanam sekitar 180 hari per tahun. Saat musim panas tiba, suhunya -12 hingga 10 derajat.

Dibandingkan dengan tundra Arktik, tundra alpine menerima lebih banyak curah hujan, yaitu sekitar 30 cm lebih tinggi. Tanah di tundra alpine juga memiliki drainase yang lebih baik, tetapi floranya hampir sama dengan di tundra Arktik.(OL-5)

BERITA TERKAIT