25 January 2023, 10:45 WIB

Jenis-Jenis Tanaman Toga dan Manfaatnya


Meilani Teniwut |

INDONESIA merupakan negara yang kaya dengan keanekaragaman hayati (A Mega Biodiversity Country) karena terdapat kurang lebih 30.000 jenis tanaman yang tersebar di seluruh tanah air.

Sekitar 9.600 spesies obat berkhasiat dan kurang lebih 300 spesies digunakan sebagai bahan pengobatan tradisional oleh industri obat tradisional

Oleh karena itu kekayaan hayati yang ada di Indonesia merupakan aset dan sumber daya yang harus dipelihara dan dikelola untuk dapat menjadi warisan leluhur dan bermanfaat bagi masyarakat untuk memelihara kesehatan.

Baca juga: Manfaat Daun Pegagan dan Cara Mengolahnya

Salah satu jenis tanaman obat yang dikenal memiliki beragam manfaat adalah tanaman toga. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan tanaman toga?

Tanaman Toga Adalah

Dikutip dari eprints.umm.ac.id, pengertian tanaman toga adalah jenis tanaman hasil budidaya, yang berkhasiat sebagai obat.

Sehingga, tanaman toga ini dikenal mampu untuk menyembuhkan macam penyakit. 

Melansir dari dinkes.kedirikab.go.id, kata toga adalah singkatan dari Taman Obat Keluarga.

Manfaat Tanaman Toga

Tanaman jenis ini berfungsi sebagai penyedia obat sekaligus berupa taman berestetika yang memenuhi kriteria keindahan perkarangan. 

Toga dapat memenuhi upaya kesehatan preventif (pencegahan penyakit), promotif (peningkatan derajat kesehatan), kuratif (penyembuhan penyakit) dan rehabilitatif (pemulihan kesehatan). 

Selain itu Toga juga berfungsi untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga antara lain sebagai sarana untuk memperbaiki status gizi keluarga, menambah penghasilan keluarga, meningkatkan kesehatan lingkungan pemukiman, serta melestarikan tanaman obat dan budaya bangsa.

Di samping itu, keberadaan Toga juga berfungsi sebagai upaya pelestarian tanaman obat dari proses pelangkaan. 

Toga pernah dikembangkan diberbagai daerah mulai dari pedesaan sampai di perkotaan dengan membudidayakan berbagai jenis tanaman obat yang tumbuh sesuai spesifikasi daerah masing-masing.

Namun, keberadaan Toga di daerah masih mempunyai permasalahan dan hambatan, di antaranya pengelolaan dan pemanfaatan Toga belum berjalan secara optimal.

Oleh karena itu revitalisasi Toga perlu dilakukan, agar Toga dapat berkembang secara optimal dan dimanfaatkan seluas-luasnya oleh masyarakat sebagai bahan ramuan yang berkhasiat dalam upaya menjaga, meningkatkan dan menanggulangi kesehatan.

Baca juga: Manfaat Daun Saga untuk Kesehatan

Contoh Tanaman Toga

Berikut ini adalah contoh tanaman obat keluarga yang paling populer dan mudah ditanam dan dipelihara:

1. Taman Obat Keluarga Jahe (Zingiber officinale)

Taman Obat Keluarga Jahe Toga

Pexels--Jahe

Jahe adalah anggota suku Zingiberaceae. Merupakan tanaman herba semusim, tegak, tinggi 40-50 cm. 

Ada tiga jenis jahe yaitu gajah, emprit, dan merah. 

Jahe merupakan komoditas pertanian yang memiliki peluang dan prospek yang cukup baik untuk dikembangkan di Indonesia.Banyak dijajakan di penjual angkringan.

Jahe mengandung minyak atsiri zingiberena, sehingga sangat bermanfaat bagi kesehatan. Khasiatnya untuk mengatasi batuk, membangkitkan nafsu makan, mulas, sakit kepala, dan perut kembung.

Melihat manfaatnya yang besar, tentu jahe dapat dijadikan referensi jenis tanaman toga.

2. Taman Obat Keluarga Kunyit (Curcuma longa).

Taman Obat Keluarga Kunyit Toga

grenadabluewatersailing.com--Kunyit

Tanaman toga selanjutnya ialah kunyit. Kunyit merupakan tanaman perennial herbaceous dari keluarga Zingiberaceae yang berasal dari Asia Selatan dan memiliki bunga majemuk. Rimpangnya berwarna orange. 

Kunyit merupakan salah satu jenis tanaman toga yang mudah dipelihara di rumah.

Manfaat kunyit bagi kesehatan ialah:

  • Meringankan radang usus buntu dan radang rahim
  • Air perasan kunyit, kuning telur, kapur sirih dapat menyembuhkan radang amandel
  • Air perasan kunyit, isi buah pinang, kapur sirih dan madu dapat meringankan asma
  • Meringankan sembelit, menggunakan air perasan rimpang dicampur dengan garam

3. Taman Obat Keluarga Temulawak (Curcuma xanthorrhiza)

Taman Obat Keluarga Temulawak

Unsplash--Temulawak

Temulawak merupakan tanaman asli Indonesia dan masuk keluarga Zingiberaceae. 

Temulawak mudah untuk dibudidayakan di rumah sehingga menjadi jenis tanaman toga yang baik. 

Temulawak dapat mencapai tinggi sampai 2,5 m. Rimpangnya terdiri atas suatu rimpang induk berbentuk bulat telur dengan anak-anakan rimpang yang langsing panjang, berjumlah 3-4. Sebelah dalam berwarna kuning, pucat di pinggir, pusat kuning tua.

Manfaatnya bagi kesehatan di antaranya: untuk sakit limpa, sakit ginjal, sakit pinggang, asma, sakit kepala, masuk angin, maag, sakit perut, produksi asi, nafsu makan, sembelit, sakit cangkrang, cacar air, sariawan, dan jerawat.

4. Taman Obat Keluarga Kencur (Kaempferia galanga)

Taman Obat Keluarga Kencur

ANTARA/Anis Efizudin--Kencur

Tanaman rimpang milik keluarga Zingiberaceae. Kencur adalah tanaman bumbu sekaligus obat-obatan yang mudah dijumpai di rumah, sehingga kencur menjadi jenis tanaman toga dapat dijadikan bumbu dapur hingga obat herbal. Kencur merupakan tanaman rimpang yang dagingnya tidak berserat.

Tanaman ini sering dibuat jamu beras kencur atau jamu cekok yang dijual oleh penjual jamu gendong. 

Secara ilmiah, kencur merupakan tanaman obat terpenting karena khasiatnya sebagai ekspektoran, diuretika, dan stimulan.

Manfaat kencur bagi kesehatan ialah sebagai pereda batuk, penyakit radang lambung, muntah, hingga demam.

5. Taman Obat Keluarga Sirih (Piper betle)

Taman Obat Keluarga Sirih

Unsplash--Sirih

Jenis tanaman toga selanjutnya ialah sirih yang termasuk dalam keluarga Piperaceae. 

Sirih termasuk tanaman merambat dan bersandar pada batang pohon lain. Daunnya yang tunggal berbentuk jantung, berujung runcing, tumbuh berselang-seling, bertangkai, dan mengeluarkan bau yang sedap bila diremas.

Panjangnya sekitar 5-8 cm dan lebar 2-5 cm. Di Jawa daun sirih dipakai untuk kelengkapan menginang.

Manfaat sirih untuk kesehatan ialah untuk menghilangkan bau mulut, sakit mata, eksim, kulit gatal, menghilangkan jerawat, pendarahan gusi, nyeri lambung, mimisan, batuk, sariawan, dan masih banyak manfaat lainnya.

Baca juga: Bunga Kecombrang Dapat Turunkan Panas Pada Anak

6. Taman Obat Keluarga Daun Kemangi

aman Obat Keluarga Daun Kemangi

Pexels--Daun kemangi

Salah satu fungsi daun kemangi adalah untuk menetralisir racun yang mungkin saja terbawa pada makanan terutama makanan yang dibakar.

Meskipun mudah dijumpai di rumah makan, kemangi ternyata menjadi jenis tanaman toga yang dapat di tanam di rumah.

Khasiat lain dari kemangi antara lain: memperkuat sistem kekebalan tubuh, menambah stamina pria terutama sel sperma, mencegah kemandulan, sebagai antiseptik alami, memperbaiki fungsi hati, mencegah ejakulasi dini, dan mencegah bau badan.

Selain itu, kemangi dapat memperlancar asi, menurunkan kadar gula darah, mencegah tulang keropos, dan menghilangkan jerawat.

Untuk mencegah dan mengobati seperti beberapa gangguan kesehatan yang sudah disebutkan secara efektif adalah dengan mengkonsumsinya menjadi lalapan.

7. Taman Obat Keluarga Sambiloto (Andrographis paniculata)

Taman Obat Keluarga Sambiloto

Pinterest--Sambiloto

Tanaman ini termasuk asli Indonesia. Sambiloto termasuk suku Acanthaceae. 

Daun sambiloto mengandung aldehid, keton, alkane, flavonoid, kalium, natrium, dan kalsium. Bagian yang dimanfaatkan biasanya seluruh tanaman mulai dari daun, hingga batang. 

Sambiloto sering tumbuh liar di semak-semak. Namun tanaman ini dapat dipelihara di pekarangan sebagai jenis tanaman toga yang bermanfaat besar bagi kesehatan. 

Daun sambiloto merupakan tanaman liar yang dapat ditemukan di kebun, tepi sungai, dan tanah kosong yang lembab.

Daun sambiloto adalah tanaman obat tradisional untuk mengobati stroke. Selain itu, tanaman sambiloto mampu menyembuhkan penyakit kencing manir, tifus hingga anti malaria dan anti syphilis. 

8.  Taman Obat Keluarga Daun Binahong (Basella rubra Linn)

Taman Obat Keluarga Daun Binahong

Pinterest--Daun binahong

Basella tergabung dalam keluarga Basellaceae. Di Indonesia, binahong sudah banyak dimanfaatkan sebagai salah satu jenis tanaman toga. 

Daun binahong umumnya dikenal dengan bayam malabar, bayam india, bayam Sri Lanka, dan bayam merambat. 

Tanaman ini berasal dari Korea. Tumbuhan ini menyebar ke Indonesia dan biasa disebut gendola. Binahong dapat tumbuh dengan baik di lingkungan yang dingin dan lembap.

Khasiatnya untuk mengatasi masalah kulit (jerawat), maag, asam urat, kolesterol, diabetes, sesak napas, anemia, batuk, membersihkan paru-paru dari kotoran dan racun, mengembalikan stamina yang hilang, mempercepat proses penyembuhan luka, meningkatkan tekanan darah, bikin penis keras dan tahan lama, mengatasi masalah haid, dan mengatasi anak yang susah makan.

Baca juga: Tujuh Khasiat Daun Kelor bagi Kesehatan

9. Taman Obat Keluarga Temu ireng (Curcuma aeruginosa)

contoh tanaman toga temu ireng

Pinterest--Temu Ireng

Tanaman toga selanjutnya ialah temu ireng. Temu ireng merupakan suku Zingiberaceae yang dikenal sebagai tanaman obat tradisional.

Temu ireng biasanya memiliki warna rimpang biru kebiruan. Rasa daging rimpangnya pahit.

Rimpang tanaman ini biasanya digunakan sebagai obat batuk, asma, kudis, cacing, malaria, kurang segar segar sehabis melahirkan, serta sebagai obat penambah nafsu makan. Temu ireng juga dikenal obat penyembuhan luka pada kulit.

10. Taman Obat Keluarga Lidah Buaya (aloe vera)

Taman Obat Keluarga Lidah Buaya

wisegeek--Lidah buaya

Nah, yang ke 10 ini pasti sudah tidak asing lagi bagi kalian bukan? Tanaman ini biasanya dijadikan tanaman hias di rumah, dan menjadi jenis tanaman toga selanjutnya.

LIdah buaya dikenal sebagai tanaman aloe vera sering sekali digunakan oleh pakar kecantikan untuk menghilangkan jerawat, menjaga kesehatan bulu mata, memperkuat rambut dan menghilangkan ketombe, menghilangkan flek hitam pada wajah dan menutup pori-pori wajah yang terlalu besar. 

Selain itu, berbagai penyakit juga dapat dicegah dan diobati dengan lidah buaya diantaranya: melancarkan peredaran darah, membantu mempercepat proses penyembuhan pasca operasi, menyembuhkan TBC Asma Batuk, anti peradangan dan menyembuhkan tekanan darah tinggi.

Mempercepat proses penyembuhan pasca operasi adalah dengan mengambil 2 daun lidah buaya kemudian dikupas kulit luarnya. Ambil dagingnya kemudian dipotong potong makan begitu saja atau dapat dibuatkan sirup dengan rasa yang tidak manis.

11. Taman Obat Keluarga Daun Beluntas (Pluchea indica)

Taman Obat Keluarga Daun Beluntas

Pinterest--Daun beluntas

Beluntas anggota suku Asteraceae. Tanaman ini merupakan semak atau setengah semak yang dapat tumbuh tegak dengan tinggi sampai 2 meter. 

Daun bertangkai pendek, letak berseling, bentuk bundar telur sungsang, ujung bundar melancip, bergerigi warna hijau terang.

Beluntas sering dijadikan pagar alami di pedesaan. Mudah dirawat sebagai jenis tanaman toga yang mudah dirawat. 

Khasiat untuk kesehatan dapat menghilangkan bau badan, gangguan pencernaan pada anak-anak dan menambah nafsu makan, menurunkan panas, peluruh keringat, scabies, TBC, nyeri pada rematik, sakit pinggang. 

12. Taman Obat Keluarga Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus)

Taman Obat Keluarga Kumis Kucing

Pinterest--Kumis kucing

Tanaman ini anggota dari suku Lamiaceae. Disebut kumis kucing karena bunganya mirip bulu kucing yang berwarna putih. 

Tanaman ini wajib ada di halaman rumah kamu sebagai pelengkap jenis tanaman toga. Kenapa demikian? Dari segi manfaatnya tanaman ini bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit asam urat.

Hal ini karena kumis kucing mengandung zat orthosiphonin, glikosida, dan diuretik.

Khasiat kumis untuk kesehatan mampu mengobati infeksi ginjal, infeksi kandung kemih, sakit kencing batu, encok, peluruh air seni, menghilangkan panas dan lembab. (OL-1)

BERITA TERKAIT