24 January 2023, 23:17 WIB

Urutan Sintesis Protein yang Benar


Joan Imanuella Hanna Pangemanan |

MENURUT Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), protein merupakan kelompok senyawa organik bernitrogen yang rumit dengan bobot molekul tinggi yang sangat penting bagi kehidupan, bahan organik yang susunannya sangat majemuk, yang terdiri atas beratus-ratus atau beribu-ribu asam amino, dan merupakan bahan utama pembentukan sel dan inti sel.

Sederhananya, protein merupakan rantai panjang asam amino yang disintesis berdasarkan kode yang dibawa oleh informasi genetik berupa DNA. 

DNA adalah kumpulan materi genetik yang satuan molekulnya disebut nukleotida. Setiap nukleotida terdiri atas basa nitrogen, gula deoksiribosa, dan gugus fosfat. Basa nitrogen DNA akan selalu berpasangan dengan kelompok purin dan pirimidin.

Basa purin yakni Adenin (A) dan Guanin (G), sedangkan basa pirimidin yakni Sitosin (C) dan Timin (T). urutan tiga macam basa nitrogen tersebut disebut kodon, contohnya GGA. Kodon merupakan materi penyusun asam amino.

Sintesis protein merupakan proses pembentukan protein yang melibatkan peran DNA dan RNA. RNA sendiri adalah materi genetik yang basa nitrogennya terdiri dari Adenin (A), Guanin (G), Sitosin (C) dan Urasil (U).

Sintesis protein terdiri dari dua tahap, yakni transkripsi dan translasi. Pada tahap transkripsi, proses penyalinan sebagain DNA akan terjadi. DNA terletak di nukleus, sedangkan pembentukan protein terjadi di ribosom. Karena letaknya yang berjauhan, maka dibutuhkan RNA polimerase untuk datang ke DNA.

Lalu tahapan kedua adalah translasi. Tahap translasi adalah sebuah proses penerjemahan kode DNA sehingga menghasilkan rantai polipeptida penyusun protein. Ketika mRNA terbentuk, maka mRNA atau RNA messenger atau RNA pembawa pesan bisa membawa kode hasil salinan DNA ke ribosom. mRNA berisi kumpulan dari kodon-kodon DNA.

Kebutuhan protein dalam tubuh kita dipengaruhi oleh kualitas protein yang ada dalam makanan. Untuk memenuhi kebutuhan protein tersebut, kalian dianjurkan untuk mengonsumsi protein hewani seperti daging, telur, dan susu. (OL-14)

BERITA TERKAIT