24 January 2023, 22:43 WIB

10 Komponen Kebugaran Jasmani dan Pengertiannya


Joan Imanuella Hanna Pangemanan |

KOMPONEN kebugaran jasmani merupakan komponen kemampuan seseorang dalam melakukan kegiatan sehari-hari tanpa merasa terbebani dan tidak mengalami kelelahan yang berlebihan. Seseorang memerlukan komponen kebugaran jasmani agar dapat menyelesaikan kegiatan sehari-harinya dengan baik.

Komponen itu harus dilatih agar tubuh mampu melakukan kegiatan-kegiatan tersebut secara maksimal. Terdapat berbagai macam komponen kebugaran jasmani yang dapat mendukung kesehatan dan kebugaran tubuh seperti di bawah ini.

Daya tahan (endurance)

Daya tahan adalah kemampuan seseorang dalam menggunkaan sistem jantung, paru-paru, dan peredaran darah. Daya tahan jantung dan paru-paru berperan dalam pengambilan oksigen dan menyalurkannya ke seluruh bagian tubuh. Organ tubuh tersebut harus dilatih agar dapat berfungsi secara optimal dalam waktu yang lama tanpa mengalami kelelahan.

Kekuatan otot (strength)

Kekuatan otot adalah kemampuan otot atau sekelompok otot untuk melakukan satu kali kontraksi secara maksimal dalam melawan beban. Latihan beban secara rutin dan kebutuhan nutrisi adalah dua faktor untuk membangun otot juga mendapatkan komposisi dan kekuatan otot yang maksimal. 

Latihan angkat beban di gym bisa dijadikan pilihan untuk melatih kekuatan otot. Anda juga dapat melakukan latihan push-up, sit-up, squat, plank, dan berbagai gerakan lain.

Kecepatan (speed)

Kecepatan adalah kemampuan fisik untuk dapat menggerakkan tubuh secepat mungkin. Contoh latihan dalam komponen kebugaran jasmani ini adalah dengan cara lari sprint, bersepeda cepat, dan lain sebagainya. Dengan melakukan latihan tersebut, Anda dapat bergerak dengan lebih cepat dan tangkas.

Kelincahan (agility)

Kelincahan ialah kemampuan seseorang untuk mengubah arah atau posisi tubuh dengan cepat dan dilakukan bersama-sama dengan gerakan lain. Latihan untuk melatih kelincahan dapat berupa latihan zig-zag, ladder drill, dan shuttle run.

Kelenturan (flexibility)

Kelenturan merupakan kemampuan sendi dalam melakukan gerakan di ruang gerak sendi secara maksimal. Fleksibilitas menunjukkan besarnya gerakan sendi secara maksimal dengan kemungkinan gerakan. 

Tubuh yang tidak lentur akan memiliki gerakan yang terlihat kaki dan seperti robot. Gerakan tersebut juga tidak terasa nyaman dan dapat disertai dengan rasa sakit. Bentuk latihan kelenturan bisa dilakukan dengan stretching rutin setiap hari atau bisa juga dengan olahraga yoga dan pilates.

Daya eksplosif (power)

Komponen yang satu ini ialah gabungan antara kekuatan dan kecepatan atau pengerahan gaya otot maksimum dengan kecepatan maksimum. Contoh latihan untuk melatih daya eksplosif seseorang ialah saat melakukan teknik pukulan smash pada olahraga bulutangkis dan bola voli atau dengan berlatih bela diri.

Keseimbangan (balance)

Keseimbangan merupakan kemampuan fisik untuk mempertahankan sikap dan posisi tubuh. Diperlukan daya tahan otot yang optimal untuk mampu menahan guncangan dan koordinasi pandangan agar tetap seimbang. Bentuk latihannya bisa dilakukan dengan gerakan sikap lilin, berdiri dengan satu kaki jinjit, atau mengangkat salah satu kaki.

Koordinasi (coordination)

Agar gerakan tubuh dapat selaras dengan arah pandangan, Anda harus melatih koordinasi Anda dengan beberapa olahraga seperti olahraga lompat tali.

Ketepatan (accuracy)

Ketepatan merupakan kemampuan untuk mengendalikan gerak-gerak bebas tubuh terhadap sasaran tertentu. Latihan yang dapat Anda lakukan adalah memanah, bola bowling, sepak bola, dan bola basket.

Reaksi (reaction) 

Reaksi adalah kemampuan fisik untuk segera bertindak dalam menghadapi rangsangan yang timbul melalui panca indra. Komponen kebugaran jasmani ini bisa dilatih dengan cara menangkap bola yang dilempar dari berbagai arah. (OL-14)

BERITA TERKAIT