02 December 2022, 21:59 WIB

Terus Lakukan Inovasi, Dundee dan i3l Kembangkan Kerjasama Double Degree


Mediaindonesia.com |

INDONESIA International Institute For Life Sciences (i3L) menjalin kerjasama dengan University of Dundee, Skotlandia. Kerjasama ini mencakup para mahasiswa untuk memiliki kesempatan memperoleh dua gelar sekaligus.

Representatif dari University of Dundee Kim Dale mengatakan, Kolaborasi Double degree dilakukan guna untuk meningkatkan mobilitas mahasiswa antara Indonesia dan Inggris, serta memungkinkan mahasiswa untuk menjalani dua tahun pertama program sarjana mereka di Indonesia dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia di i3L, sebelum nantinya bergabung dengan University of Dundee pada dua tahun terakhir perkuliahan mahasiswa.

"Mahasiswa nantinya akan diberikan gelar sarjana dari Biomedicine i3L, serta dari University of Dundee. Program double degree yang ditawarkan ini memberikan kesempatan yang tak ternilai bagi siswa untuk merasakan pengalaman pengajaran dan penelitian skala luar negeri langsung di dua negara," ungkap Dale, Jumat (2/12).

Program Kerjasama itu juga menggandeng perusahaan Farmasi Indonesia, Combiphar, mahasiswa yang berpartisipasi dalam program ini, akan diberikan kesempatan untuk mendapatkan penempatan di Combiphar pada tahun terakhirnya di University of Dundee.

Tujuan dari kesempatan penempatan ini adalah untuk memastikan bahwa lulusan double degree i3l-Dundee siap memasuki dunia kerja dengan prospek kerja yang sangat baik.

Selain itu, mahasiswa juga diberikan pilihan untuk mendaftar satu tahun studi lanjutan untuk mendapatkan gelar master by Research dari University of Dundee. Jadi mahasiswa memiliki pilihan untuk melakukan projek dengan Combiphar atau mengeksplorasi lebih lanjut studi dengan gelar Master.

Baca juga : Ukrida Kedatangan Visiting Professor dari Seattle Pacific University

Country Director British Council Indonesia and South East Asia Lead Summer Xia mengatakan, hibah "Going Global" yang diberikan oleh British Council memungkinkan kedatangan tiga mahasiswa dari i3L untuk melakukan penempatan selama delapan minggu di University of Dundee. 

Pendanaan itu memungkinkan mahasiswa untuk mengambil proyek penelitian di James Hutton Institute and Protein Phosphorylation and Ubiquitylation Unit .

"Dengan memfasilitasi mobilitas dan pertukaran ilmu dan akademisi internasional, program ini mendukung tujuan kementerian pendidikan, kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia dalam internasionalisasi mutu pendidikan tinggi, dimana dalam jangka panjang, akan berkontribusi pada peningkatan jumlah program studi atau jurusan dengan akreditasi Internasional," ungkap Annisa.

UK International Education Champion Sir Steve Smith mengaku bersyukur atas peluncuran kerjasama double degree antara Dundee dan juga i3L. Hal ini akan membuka peluang bagi mahasiswa dengan tidak hanya mengakses program berkualitas tinggi dari kedua institusi, tetapi juga meningkatkan kemampuan bekerja mereka di Industri nantinya. 

"Ini merupakan contoh yang bagus dari institusi terkemuka pada kedua negara yang bekerjasama untuk menawarkan siswa dalam melakukan pengembangan akademik yang berkualitas, dan saya berharap dapat terus mendukung kemitraan ini lebih lanjut dalam ranah pendidikan," jelasnya. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT