29 November 2022, 18:15 WIB

Resmikan AMN, Presiden: Memperkuat Persatuan Mahasiswa


Andhika Prasetyo |

PRESIDEN Joko Widodo meresmikan Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) di Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa (29/11) ini. Fasilitas tersebut akan menjadi tempat tinggal bagi pelajar perguruan tinggi, yang berasal dari berbagai daerah di Tanah Air.

"Nanti ada 410 masiswa dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote. Semua berbaur menjadi satu. Tadi saya dibisikkan Pak Kepala BIN, 40% dari tanah Papua," ujar Jokowi, sapaan akrabnya, Selasa (29/11).

Menurutnya, tujuan utama dari pembangunan AMN adalah memperkuat persatuan masyarakat, termasuk mahasiswa. Selama ini, Kepala Negara melihat di sejumlah kota pendidikan, para mahasiswa kerap mengotak-kotakkan diri sesuai daerah asal masing-masing.

Baca juga: Mahasiswa Papua Diimbau tidak Terlibat Politik yang Idealis

"Papua punya asrama sendiri. Nanti dari provinsi lain punya asrama sendiri. Ini yang membuat banyak peristiwa gesekan antarmahasiswa," imbuhnya.

Jokowi ingin seluruh mahasiswa bisa bersatu padu, saling mengenal satu sama lain. Mahasiswa juga harus memahami bahwa perbedaan suku, bahasa, atau agama, bukanlah hal untuk diperdebatkan. 

Baca juga: Arti Komitmen dalam Upaya Menjaga Persatuan dan Kebangsaan

"Kita ini bangsa besar. Kita memiliki 714 suku yang berbeda-beda. Artinya, keberagaman itulah yang menjadi kekuatan, bukan kelemahan. Ini adalah kekuatan kalau kita bisa kompak dan kita bersatu," jelas Presiden.

Ke depan, jika keberagaman terus dirawat dengan baik, dirinya meyakini Indonesia akan bergerak maju dan menjadi negara yang besar kuat. "Kalau kita rukun, kompak, ini akan menjadi sebuah kekuatan besar bagi negara kita Indonesia," sambung Jokowi.

Pemerintah berencana akan membangun AMN di berbagai kota. Setelah Surabaya, fasilitas pendidikan itu akan didirikan di Manado, Makassar, Malang, Yogyakarta dan DKI Jakarta.(OL-11)
 

BERITA TERKAIT