26 November 2022, 19:18 WIB

Bumi Seni Tarikolot Art and Culinary Event 2022 Tampilkan Festival Masak hingga Konser Musik


Mediaindonesia.com |

BUMI Seni Tarikolot Art and Culinary Event merupakan upaya atau ikhtiar kebudayaan yang digagas oleh Yayasan Bumi Seni Tarikolot dan dilaksanakan 25-27 November 2022 di Desa Sukamukti, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Event itu merupakan ikhtiar kebudayaan untuk menjadikan Bumi Seni Tarikolot sebagai inkubator dari lintas kesenian. Melalui event ini, diharapkan tercipta ruang kolaborasi bersama secara berkelanjutan.

Ada beberapa konten acara yang termasuk dalam rangkaian Bumi Seni Tarikolot Art and Culinary event, di antaranya Kemah Seni, Festival Masak di Hawu, Bazar UMKM, Pameran Seni Rupa, dan Konser Musik Rhythm Of The Forest.

Dalam kemah seni, akan diramaikan oleh banyak aktivitas kesenian selama event berlangsung. Selain itu, seluruh peserta kemah seni, terlibat dalam semua rangkaian acara dengan tujuan edukasi entertainment, baik kuliner, musik, dan seni rupa.

Festival masak di hawu yang bertujuan sebagai ajang hiburan kuliner diisi oleh lebih dari 30 kelompok yang tiap kelompoknya beranggota 5 orang. Ajang ini, selain sebagai wisata nostalgia, juga ada apresiasi bagi peserta terbaik dengan hadiah total Rp25 juta.

Baca juga : Ganjar Desak Pemerintah Segera Daftarkan Kebaya Sebagai Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO

Bazar UMKM yang juga sebagai bentuk ikhtiar yang berkesimbungan agar kemajuan dalam bidang kebudayaan juga beriringan sejalan dengan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

Pameran Seni Rupa adalah galeri di tengah hutan yang menjadi ruang apresiasi bagi para pelaku seni rupa agar karya-karyanya bisa dikenal khalayak dan diharapkan menjadi ajang apresiasi seni yang berdampak secara materi bagi para pelaku seni.

Di puncak acara, Bumi Seni Tarikolot Art and Culinary Event akan ditutup oleh Konser Musik Rhythm of The Forest. Sebuah perpaduan atau kolaborasi para seniman musik dari lintas genre; dimulai tradisional etnik sampai kontemporer. 

Seniman musik yang terkumpul dalam konser itu juga berasal dari banyak wilayah di Indonesia. Dalam konser inilah, kita akan mendengar, menyaksikan, juga meresapi seni pertunjukan di tengah hutan; musik, tarian, dan deklamasi di bawah bimbingan langsung dari tangan dingin sang maestro musik Indonesia sekaligus pendiri Yayasan Bumi Seni Tarikolot: Yusup Oeblet.

Secara keseluruhan, mengutip dari apa yang dicita-citakan oleh pendiri Yayasan Bumi Seni Tarikolot, event ini merupakan ruang untuk belajar bersama dan mewujudkan kolaborasi yang berkelanjutan. Selain itu, event ini juga merupakan bentuk pengabdian pada tanah kelahiran, Kuningan-Jawa Barat. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT