24 November 2022, 19:12 WIB

Peran Orang Tua Penting Untuk Cegah Stunting


Bagus Suryo |

BADAN Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil)  Provinsi Jawa Timur menyatakan tantangan penanganan stunting masih membentang. Karena itu, penanganan stunting harus sinergi dan  kolaborasi semua pihak.

"Tantangan penanganan stunting di pemda perlu akurasi data selain peran orang tua sangat vital dan menentukan," tegas Kepala Seksi Kemasyarakatan 1 Bakorwil Malang Rety Suryaningsih, Kamis (24/11).

Rety menjelaskan persoalan akurasi data itu seperti yang diminta data ibu hamil dan anak baru lahir, akan tetapi data yang diserahkan justru anak usia 2-3 tahun. Padahal penanganan stunting itu sejak anak dalam kandungan atau ibu hamil.

Tantangan lainnya peran orangtua kurang optimal dalam memperhatikan gizi anak. Pada Agustus lalu setelah dicek guna mengukur manfaat bantuan susu, vitamin dan makanan tambahan, ternyata berat badan kebanyakan anak justru turun. Kalaupun berat badannya ada yang naik, itu tidak signifikan.

"Kenaikan berat badan hanya 1-2 ons. Padahal dengan bantuan yang sudah digulirkan bisa lebih optimal," tuturnya.

Di sisi lain, stunting berkaitan dengan masalah kemiskinan. Untuk itu, Pemprov Jatim terus berupaya optimal menangani stunting dengan target 14% dari angka sekarang 23,5%.

"Bakorwil telah menyalurkan bantuan 80 orang di Kabupaten Malang meliputi Kecamatan Wonosari, Ngajum, Kromengan dan Sumberpucung," ujarnya. (OL-15)
 

BERITA TERKAIT