23 November 2022, 16:46 WIB

Temuan Kasus Polio, Pemerintah Diminta Galakkan Kembali Imunisasi


Indriyani Astuti |

ANGGOTA Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Netty Prasetiyani Aher meminta pemerintah agar temuan kasus polio di Aceh dijadikan momentum untuk memaksimalkan surveilans acute flaccid paralysis atau pengamatan kasus Lumpuh Layuh akut.

“Surveilans ini menjadi penting agar kita bisa memastikan ada atau tidaknya kasus serupa yang dialami oleh anak-anak Indonesia di daerah lain,” kata Netty melalui keterangan tertulis, Rabu (23/11)

Baca juga: Masyarakat Diminta Waspada Covid-19 Jelang Liburan Akhir Tahun

Selain itu, kata Netty, pemerintah harus menggalakkan kembali imunisasi polio nasional. Ia menilai beberapa tahun terakhir imunisasi anak terhambat dengan adanya pandemi Covid-19. 

"Ditambah lagi dengan beredarnya informasi bohong dan liar seputar risiko imunisasi yang membuat orangtua tidak mau melakukan imunisasi lengkap pada anak,” beber politisi asal Jawa Barat ini.

“Pemerintah harus menggandeng pihak-pihak potensial untuk mengaktifkan kembali Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan akurat tentang imunisasi,” kata Netty.

Terakhir menurutnya perlu ada terobosan untuk mengampanyekan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) seperti menjaga kebersihan, penggunaan jamban sehat, air bersih dan makanan bergizi akan membantu mencegah munculnya polio. 

"Pemerintah harus melibatkan para tokoh masyarakat dan tokoh agama agar kepedulian terhadap pencegahan polio menjadi perhatian besar masyarakat,” katanya. (OL-6)

BERITA TERKAIT