20 November 2022, 15:56 WIB

Muhammadiyah Dukung Erick Thohir Bersinergi Menguatkan Kemandirian Ekonomi Umat


mediaindonesia.com |

KETUA Majelis Ekonomi Kewirausahaan Pengurus Pusat Muhammadiyah Herry Zudianto memberikan dukungan kepada Menteri Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) Erick Thohir untuk bersinergi menguatkan kemandirian ekonomi umat.

Kolaborasi antara Muhammadiyah dan BUMN dilakukan dalam upaya mengonsolidasikan potensi ekonomi dan menguatkan ekonomi masyarakat, terutama di tengah ancaman resesi yang mengancam dunia.

“Tentunya ke depan dengan adanya tantangan dari Pak Erick Thohir sekaligus kita lebih terbuka betapa kayanya potensi ekonomi Indonesia ini,” kata Herry dalam keterangan resmi, Minggu (20/11).

Baca juga: Haedar Nashir Resmi jadi Ketua Umum PP Muhammadiyah Periode 2022-2027

Menurut Herry, gebrakan kebijakan Erick Thohir yang memihak kepada masyarakat telah terbukti mampu menguatkan ekonomi mikro secara konsisten serta menumbuhkan ekonomi secara nasional.

Herry menambahkan, kerja sama yang nantinya dibangun dengan Erick Thohir, melalui Kementerian BUMN, akan lebih fokus mendorong kebangkitan ekonomi bangsa ke depan.

Hal itu sejalan dengan keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-47, yang digelar di Solo, terkait dengan gagasan penguatan ekonomi umat, baik secara organisasi maupun jamaah.

“Harapan kita bahwa keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-47 untuk berperan aktif dalam peningkatan ekonomi, baik secara organisasi maupun jamaah, menangkap peluang dengan gagasan entrepreneur jadi hal utama,” ujar Herry,

Sebelumnya, Erick Thohir mengungkapkan kolaborasi BUMN dan Muhammadiyah salah satunya dengan mendorong industri obat herbal yang halal dan aman supaya menjadi bagian penting dari industri obat nasional.

"Dengan Muhammadiyah, tadi, kita berbicara bagaimana mengintervensi industri obat herbal yang selama ini banyak potensinya tapi tidak bisa masuk ke rumah sakit atau bisa menjadi bagian dari industri obat nasional," ucap Erick.

Selain industri obat, bersama Muhammadiyah, Erick juga mendorong tumbuhnya pelaku usaha umat terutama terkait dengan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), kerja sama bidang finansial dan sebagainya.

Erick menuturkan, sama dengan Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah juga merupakan pilar penting bangsa bagi kebangkitan ekonomi umat.

"Sama halnya dengan NU, dengan Muhammadiyah, kita juga mendorong kerja sama dengan UMKM. Ini seperti lewat program Pertashop. Saya rasa banyak kader Muhammadiyah yang masuk (program Pertashop). Sedangkan dari finansial kerjasamanya dengan BSI," ungkap Erick.

Erick menegaskan perusahaan BUMN tidak ingin menjadi menara gading. Oleh karenanya, dia sangat mendorong agar BUMN terus bersinergi dengan komunitas dan organisasi masyarakat, seperti NU dan Muhammadiyah. Erick berharap kerja sama dapat berjalan efektif serta bermanfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan. (RO/OL-1)

BERITA TERKAIT