14 November 2022, 08:17 WIB

Kemenkes dan Pemda Banten Tetapkan RS Premier Bintaro Sebagai Medical Tourism


mediaindonesia.com |

MENJADI tuan rumah pada Hari Kesehatan Nasional ke-58, Pemerintah Provinsi Banten menyelenggarakan pameran kesehatan pada 3-5 November yang betempat di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, Banten.

Mengusung tema "Banten Medical Tourism" pada pagelaran tersebut, Dinas Kesehatan Banten secara resmi menunjuk enam rumah sakit swasta di wilayah Banten.

Enam rumah sakit tersebut adalah RS Premier Bintaro (RSPB), RS Siloam Lippo Village, Mayapada Tangerang, Mandaya Royal Hospital Puri, Eka Hospital BSD, dan Primaya Hospital Tangerang sebagai RS Medical Tourism.

Enam rumah sakit tersebut merupakan rumah sakit yang memiliki kemampuan dan teknologi yang tak kalah dengan rumah sakit di luar negeri sehingga diharapkan dapat menjadi rumah sakit rujukan nasional maupun internasional.

Di samping penunjukkan oleh Pemprov Banten, RS Premier Bintaro juga telah menerima surat penetapan dari Kemenkes sebagai rumah sakit penyelenggara pelayanan wisata medis.

Baca juga:  KlikDokter dan Kemenparekraf Kerja Sama Dukung 'Medical Tourism'

Hal ini tentunya semakin memantapkan langkah RS Premier Bintaro dalam memajukan wisata medis di Tanah Air.  

RS Premier Bintaro (RSPB) yang sudah berkiprah selama lebih dari 24 tahun di area Banten menjadi satu dari enam RS Banten Medical Tourism.

Memiliki fasilitas dengan teknologi robotik termutakhir yaitu Robbin – Robot Navigation Surgery menjadikan RSPB sebagai penyedia layanan kesehatan yang sangat direkomendasikan bagi pasien dengan kasus-kasus tulang belakang dan juga orthopaedi laiinya.

Selain Spine Center, Sport Clinic dan Orthopaedic Center, RSPB juga memiliki layanan unggulan lainnya yaitu Stroke Center, Vascular Center dan Skin & Laser Clinic.

Dalam keterangan pers yang diterima, Senin (14/11), Dr.dr. Ati Pramudji Hastuti, MARS selaku Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Banten mengatakan,“Di pameran ini saatnya memperkenalkan bahwa sudah ada RS yang Go Nasional dan Go Internasional di Banten.”

CEO RSPB dr. Martha M.L. Siahaan, MARS, MH.Kes, CEO, menjelaskan,“RSPB berkomitmen untuk terus mendukung wisata kesehatan di Indonesia khususnya Banten. "

"Komitmen ini kami buktikan dengan terus melakukan inovasi dibidang pelayanan kesehatan. Saat ini kami telah memiliki Robbin, yaitu robot navigasi yang digunakan untuk melakukan tidakan operasi tulang belakang dan kasus-kasus tulang lainnya,” jelasnya.

“Teknologi robot ini di Asia Pacific hanya ada di Indonesia, investasi ini kami lakukan agar masyarakat Indonesia tak perlu lagi pergi keluar negeri untuk melakukan advance orthopaedic surgery, cukup ke RSPB di Banten saja,” tambah dr. Martha.

“Selain didukung oleh teknologi, RSPB juga merupakan RS Swasta di Banten yang berpengalaman lebih dari 2 dekade, sehingga dokter-dokter di RS kami juga memiliki kemampuan yang telah teruji, terutama dalam menangani kasus-kasus operatif,” tutur dr. Martha. (RO/OL-09

 

BERITA TERKAIT