27 October 2022, 10:43 WIB

Pengertian dan Fungsi Kurikulum untuk Pendidik dan Orangtua


Joan Imanuella Hanna Pangemanan |

KURIKULUM merupakan sebuah istilah yang sering digunakan dalam bidang pendidikan. Kurikulum terdiri dari beberapa jenis, tergantung keputusan Kementerian Pendidikan yang menjabat pada tahun itu di antaranya ada kurikulum 1994, kurikulum 2006, kurikulum 2013, hingga kurikulum Merdeka Belajar.

Pengertian kurikulum

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kurikulum adalah perangkat mata pelajaran yang diajarkan pada lembaga pendidikan atau perangkat mata kuliah mengenai bidang keahlian khusus.

Menurut para ahli kurikulum adalah sebagai berikut:

a. Harold B. Alberty

Kurikulum merupakan semua kegiatan yang diberikan kepada peserta didik atas tanggung jawab sekolah. Kurikulum ini tak hanya terbatas pada segala hal di dalam kelas saja, melainkan juga semua kegiatan di luar sekolah.

b. Dr. Nana Sudjana

Kurikulum adalah kumpulan niat dan harapan yang tertuang dalam bentuk program pendidikan yang kemudian dilaksanakan dan diterapkan oleh guru di sekolah bersangkutan.

c. Prof. Dr. S. Nasution 

Kurikulum adalah serangkaian penyusunan rencana untuk melancarkan proses belajar mengajar. Adapun rencana yang disusun tersebut berada di bawah tanggung jawab lembaga pendidikan dan parah pengajar di sana.

Fungsi kurikulum

a. Fungsi Kurikulum untuk Peserta Didik

Kurikulum untuk peserta didik adalah sebagai sarana untuk mengukur kemampuan diri dan konsumsi pendidikan. Peserta didik akan mendapatkan pengalaman pengalaman baru yang di masa depan dapat dikembangkan sesuai dengan perkembangannya, dan bisa menjadi bekal kehidupan nantinya. Kurikulum juga dapat mempermudah peserta didik dalam memetakan jadwal dan mengatur waktu mereka.

b. Fungsi Kurikulum untuk Pendidik

Kurikulum untuk pendidik berperan sebagai pedoman kerja. Pendidik atau guru dapat mengadakan evaluasi terhadap perkembangan peserta didik dalam proses belajar mengajar.

c. Fungsi Kurikulum untuk Orangtua

Orangtua yang akan menuntuk anak belajar di rumah. Untuk itu, kurikulum penting untuk diketahui dan dipahami orangtua. Hal itu dapat membantu dalam mengevaluasi sang anak dalam penerapan kurikulum pembelajaran.(OL-5)

BERITA TERKAIT