27 October 2022, 09:09 WIB

4 Kasus Sub Varian Omikron XBB Transmisi Lokal dan Luar Negeri


 M. Iqbal Al Machmudi |

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan tambahan 3 kasus konfirmasi positif sub varian omicron XBB. Kasus tersebut merupakan transmisi dari dalam negeri dan luar negeri.

Dengan demikian hingga Selasa (25/10/2022) total ada 4 kasus covid-19 varian XBB di Indonesia.

"Pasien semuanya bergejala ringan seperti batuk dan pilek. Tapi semua pasien sudah sembuh dan mereka hanya melakukan isolasi mandiri, tidak dirawat di rumah sakit," kata Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril dalam keterangannya, Kamis (27/10)

Dari 4 pasien tersebut, 3 di antaranya berlokasi di DKI Jakarta dengan 2 pasien transmisi lokal dan 1 pasien transmisi luar negeri. Sisanya 1 pasien lagi berlokasi di Surabaya dengan transmisi luar negeri.

"Dengan demikian pasien konfirmasi XBB ini terdapat 2 pasien transmisi luar negeri dari Singapura dan 2 pasien transmisi lokal,” ucap dr. Syahril.

Menyusul temuan ini, Kemenkes langsung melakukan upaya antisipatif dengan melakukan tracing dan testing terhadap kontak erat dan hasilnya negatif.

Baca juga: Pakar: Awas, Varian Covid-19 XXB dan XBC Berpotensi Munculkan Gelombang Baru

Semua pasien sudah dilakukan vaksinasi, ada yang sudah dua kali ada juga yang sudah Booster. Sejauh ini, ada 24 negara yang melaporkan kasus covid-19 varian XBB.

Varian XBB menyebabkan lonjakan kasus covid-19 yang tajam di Singapura, diiringi dengan peningkatan tren perawatan di rumah sakit.

Meski varian baru XBB cepat menular, namun fatalitasnya tidak lebih parah dari varian omikron. Kendati demikian, negara belum bisa dikatakan aman dari pandemi covid-19. Sebab berbagai mutasi varian baru masih berpotensi terus terjadi.

Dikatakan dr Syahril, masyarakat diharapkan tetap mengedepankan protokol kesehatan seperti memakai masker, menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun, serta melakukan testing apabila mengalami tanda dan gejala covid-19.

“Selain itu juga segera melengkapi vaksinasi covdi-19 (2 dosis), termasuk vaksinasi booster, untuk meningkatkan perlindungan terhadap covid-19,” pungkasnya. (Iam/OL-09)

BERITA TERKAIT