17 October 2022, 14:59 WIB

UBS Gold Gandeng Desainer Busana Blackpink Ke LA Fashion Week di Hollywood


Mediaindoneia.com |

PRODUSEN emas dan perhiasan, UBS Gold, meluncurkan kampanye terbaru mereka, Iam24k, yang bertujuan untuk mengingatkan setiap orang bahwa diri mereka itu autentik, unik dan berharga layaknya emas murni 24 karat. 

UBS Gold juga memperkenalkan the new face of #Iam24k, Cinta Laura Kiehl yang dikenal sebagai musisi dan artis yang telah terlibat dalam karya-karya film internasional. Cinta Laura Kiehl dipilih sebagai Brand Ambassador dari UBS Gold karena sifatnya yang lantang dalam menggemakan perspektif tentang self-worth dan kemanusaiaan.

Sejalan dengan kampanye tersebut UBS Gold berusaha untuk menghadirkan ragam inovasi melalui kolaborasi dengan Diana .M. Putri lewat Diana Couture. Diana .M. Putri baru-baru ini menghebohkan jagat fesyen tanah air, lewat koleksi busananya yang digunakan oleh member Blackpink pada video musik terbaru mereka berjudul Shut-Down.  

Setelah sukses pada peragaan Los Angeles Fashion Show pada 2021, Diana Couture dan UBS Gold kembali berkolaborasi dengan tema, THE SIREN’S SONG S/S 23 yang tampil di Los Angeles Fashion Week powered by Art Hearts Fashion pada 15 september 2022. 

Nama-nama besar sebagai model The Siren Song S/S 23 di LA Fashion Week ikut menyemarakan pagelaran tersebut, salah satunya Jessica Belkin yang merupakan pemain sekuel American Horror Story, dan  Pretty Little Liars.

Mengambil tema mitologi Yunani yang terkenal unik dan menakjubkan, yaitu seorang manusia setengah ikan, Siren. Koleksi yang dibawakan oleh Diana .M. Putri dan UBS Gold mengeksplorasi misteri dan keindahan laut, The Siren’s Song.

“Karakter tema yang unik dan otentik menjadi pesan yang juga ingin disampaikan melalui kolaborasi ini. Seringkali kita mengasosiasikan standar kecantikan wanita dengan bagaimana seharusnya wanita itu tampil. Kali ini, UBS Gold dan Diana Couture ingin break the rules melalui koleksi yang ditampilkan pada The Siren’s Song S/S 23 Los Angeles Fashion Week," jelas Diana dalam keterangannya.

Baca juga : Enfagrow A+ Ajak Orang Tua Optimalkan Kecerdasan Akademis dan Emosional

Dalam koleksi kali ini, Diana Couture stay true dengan brand identity mereka yang mengangkat tema wanita yang tangguh, elegan, dan unik, menghadirkan gaun korset elegan, Catsuit tipis bertahtakan Swarovski, Bodysuit berwarna merah dan tulle.

Creative Director UBS Gold Michael Yahya mengatakan, koleksi UBS Gold kali ini lebih berani dengan membawa desain perhiasan emas seperti beragam macam rantai, anting-anting mewah, kalung yang bold dan juga ikat pinggang yang edgy. 

"UBS Gold berharap koleksi kali ini akan membawa kesan versatile, yang bisa digunakan untuk acara besar seperti Oscar, casual night out atau sesuai tema kali ini, under the sea," katanya.

Konsep The Siren’s Song S/S 23 juga tidak berhenti disitu saja, Biasanya, stereotipe tentang putri duyung atau sirens adalah warna pastel atau cerah. Namun, melalui koleksi ini, kedua brand fashion ini memutuskan untuk mendobrak batasan tersebut dengan menggunakan color tone yang lebih netral, seperti Obsidian black, Arctic Silver, Daffodil Gold serta off white dengan sentuhan kilauan dari Swarovski dan perhiasan emas yang terinspirasi dari reaksi air bergerak. 

"Standar kecantikan tidak dapat menjadi patokan dewasa ini, karena cantik itu relatif bagi sudut pandang masing-masing individu. UBS Gold sebagai perusahan Perhiasan Emas dan Gold Bar selama lebih 40 tahun di Indonesia selalu mengedepankan keunikan dan keotentikan dari diri seseorang begitu juga dengan Diana .M. Putri lewat Diana Couture," ujar Michael.

Koleksi The Siren’s Song diharapkan dapat menginspirasi setiap orang untuk menjadi diri sendiri dan terlepas dari stereotipe-stereotipe tentang kecantikan wanita. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT