02 October 2022, 12:26 WIB

Edukasi Konsumen Tingkatkan Kesadaran Tanggung Jawab Lingkungan


mediaindonesia.com |

TETRA Pak Indonesia (Tetra Pak) dan Ircomm Norton Capital (IRCOMM) kembali melakukan edukasi terkait dengan kesadaran konsumen terhadap tanggung jawab lingkungan pada program Webinar FSC Forest Week 2022.

Webinat itu menjadi salah satu rangkaian program dari FSC Forest Week 2022 yang merupakan acara global tahunan yang dilaksanakan setiap akhir bulan September yang sebelumnya dikenal dengan nama FSC Friday.

Rangkaian kegiatan FSC Forest Week 2022 merupakan acara yang diinisiasi oleh Forest Stewardship Council (FSC) bagi para mitra dan stakeholder FSC di seluruh dunia yang tujuannya adalah untuk memperkenalkan manfaat sertifikasi FSC bagi lingkungan dan kehidupan sehari-hari.

FSC merupakan organisasi non-profit global yang mendorong keberlanjutan hutan di dunia melalui pengembangan sertifikasi hutan untuk memastikan produk hasil hutan bersumber dari hutan yang lestari dan dikelola secara bertanggung jawab.

Rangkaian program FSC Forest Week 2022 sudah diperkenalkan sebelumnya kepada awak media bersamaan dengan perayaan Hari Hutan Indonesia 2022 di Bogor-Jawa Barat beberapa waktu yang lalu.

Kegiatan Webinar FSC Forest Week 2022 ini dilakukan secara interaaktif dengan tema “Help the Forest” yang mana fokusnya adalah memberikan edukasi terkait berbagai macam cara dalam meningkatkan kesadaran bagi konsumen terhadap lingkungan.

Selain itu, meningkatkan kesadaran pemilihan produk hasil hutan yang dikelola secara bertanggung jawab dan memilih produk berlabel FSC untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Menurut beberapa sumber terkait dengan hasil riset yang dilakukan oleh beberapa institusi telah menunjukan hasil yang positif dengan adanya tren peningkatan kesadaran konsumen terhadap lingkungan yang salah satunya dilakukan Nielsen.

Dalam Nielsen Sustainable Shoppers: Buy the Change They Wish to See in the World menyebut, 81% konsumen menghendaki kontribusi perusahaan untuk memperbaiki kondisi lingkungan sekitar.

 Kesadaran konsumen terhadap tanggung jawab lingkungan ini utamanya terdapat pada kalangan anak muda, milenial (85%) dan gen Z (80%).

Bahkan ada lebih dari 73% konsumen telah mengatakan siap akan beralih kepada produk-produk yang lebih ramah lingkungan dan 41% menyatakan lebih memilih produk-produk berbahan alami dan organik.

Reza Andreanto, Manager Sustainability Tetra Pak Indonesia, mengutarakan “Sangat membanggakan untuk berpartisipasi dalam kegiatan edukasi konsumen mengenai praktek wawasan lingkungan dalam pemilihan produk hasil hutan yang dikelola secara bertanggung jawab serta telah berlabel FSC di Indonesia."

"Webinar FSC Forest Week 2022 adalah salah satu dari rangkaian kegiatan yang di lakukan dalam FSC Forest Week 2022, dan Tetra Pak Indonesia sebagai pemegang sertifikasi FSC Chain of Custody telah mendukung penuh kegiatan edukasi," kelas Reza dalam keterangan pers, Minggu (2/10). 

ini sejak 2015. Bekerja sama dengan para pelanggan, kami berharap agar kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran konsumen terhadap pemilihan produk-produk hasil hutan yang di kelola secara bertanggung jawab, termasuk produk dengan kemasan karton yang kami produksi.

"Selain itu, kami juga mendorong para pelanggan kami yang saat ini telah mencapai lebih dari 40 pemilik merek untuk mencantumkan label FSC pada kemasan produknya," jelasnya.

"Ke depannya kami berharap semakin tinggi tingkat kesadaran akan label FSC sehingga semakin banyak pemilik merek mencantumkan label FSC dan juga turut mengkampanyekan pentingnya label FSC dan fungsinya, ucap Reza.

"Tetra Pak Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang telah mempraktekan komitment dalam mendorong pemeliharaan sumber daya alam dengan memilih bahan baku kemasan yang rendah karbon, dapat diperbaharui, tersertifikasi dalam mempraktekkan prinsip pengelolaan bahan baku yang bertanggung-jawab sesuai prinsip-prinsip penerapan hutan lestari,” paparnya.

Isra Ruddin, Direktur Utama Ircomm Norton Capital, menyampaikan “Ircomm sebagai mitra FSC yang selama ini bersama dengan Tetra Pak dan mitra lainnya melakukan berbagai macam kegiatan dalam memperkenalkan label FSC beserta fungsinya di Indonesia sangat berharap acara Webinar ini yang merupakan salah satu rangkaian dari program FSC Forest Week 2022 ini dapat memiliki dampak yang besar terkait dengan awareness label FSC di Indonesia."

Lebih dari 7 tahun, menurut Isra, Ircomm bersama dengan anak perusahaannya telah menunjukan komitmennya dalam mendukung seluruh kegiatan edukasi FSC di Indonensia dengan berbagai  macam tantangan dan rintangan yang ada sehingga harapannya akan semakin banyak masyarakat yang teredukasi dalam pemilhan produk hasil hutan yang dikelola secara bertanggung jawab,

"Tentunya Ircomm tidak dapat melakukannya sendiri selama ini karena tanpa adanya dukungan dari Tetra Pak dan para mitra lainnya seluruh program dan kegiatan dalam mengkampanyekan FSC di Indonesia tidak dapat berjalan dengan maksimal," jelasnya.

"Kami terus berkomitmen dan mendukung mengkampanyekan FSC dalam berbagai macam program dan kegiatan khususnya edukasi terkait dengan label FSC beserta fungsinya,” tambah Isra.

Indra Setia Dewi, Manager Marketing & Communications FSC Indonesia, mengungkapkan,“Perjuangan kami bersama para mitra FSC dalam mengkampanyekan FSC di Indonesia khususnya dalam melakukan edukasi terkait dengan arti label FSC adalah sesuatu hal yang tidak mudah mengingat populasi penduduk di Indonesia telah mencapai lebih dari 275 juta jiwa dengan 37 provinsi,17.499 pulau  dengan luas mencapai 7.81juta km2."

"Namun kami yakin dengan dukungan dari para mitra FSC hingga para mitra lintas industri seperti kegiatan yang dilakukan pada hari ini melalui Webinar FSC Forest Week 2022 dapat menghasilkan peningkatan kesadaran masyarakat dalam pemilihan produk hasil hutan yang dikelola secara bertanggung jawab khususnya arti pentingnya sertifikat dan label FSC,” paparnya.

Arvita Rachmawati, Managing Director BIG Records Asia & Norton Records, Menambahkan “Sesuai dengan komitmen kami sebelumya bahwa kami akan terus mendukung kegiatan yang dilakukan dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya konsumen terkait dengan peran tanggung jawab lingkungan serta pentingnya label FSC bagi kehidupan sehari-hari."

"Kami yakin melalui musik yang merupakan industri yang kami tekuni saat ini akan dapat lebih memperkaya bentuk edukasi yang dilakukan sehingga harapannya dapat lebih mudah diterima oleh masyarakat khususnya para komunitas serta pecinta musik yang merupakan target utama kami,” tutur Arvita. (RO/OL-09)
 

BERITA TERKAIT