02 October 2022, 12:15 WIB

Kemenkominfo Gelar Kelas Podcast Disabilitas Di Surabaya


Mediaindonesia.com |

KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi (GNLD) terus menggelar edukasi literasi digital.

Edukasi literasi digital kali ini digelar khusus untuk kelompok masyarakat penyandang disabilitas melalui Kelas Podcast Disabilitas secara offline, di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Kampus Ketintang dan Kampus Lidah Wetan, Kota Surabaya.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Kemenkominfo dengan Paberik Soeara Rakjat, Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Kece Media UNESA, Divisi Difabel UNESA , serta didukung oleh platform podcast Spotify dan Anchor. 

Keguatan diikuti oleh 280 orang peserta yang merupakan penyandang disabilitas netra, rungu, wicara, dan daksa.

Pelatihan ini juga untuk membuktikan bahwa seluruh elemen masyarakat mendapatkan hak dan akses yang sama untuk berkontribusi di ruang digital dalam mewujudkan ruang digital yang inklusif.

Kelas Podcast Disabilitas kali ini menghadirkan pemateri Dodi Susetiadi (Podcaster, Penyiar dan Trainer Komunitas Sahabat Difabel Semarang), Pradipta Nugrahanto (CEO Paberik Soeara.Rakjat), dan Albert Wijaya (Podcaster Tunanetra dan Trainer Disabilitas).

Kemudian Raden Rully (Sound Engineer Paberik Soeara Rakjat), dan Rena (Tim Podcast Paberik Soeara Rakjat).
Wakil Dekan 1 Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA, Dr. Wiwik Sri Utami menyampaikan, podcast dapat dimanfaatkan oleh penyandang disabilitas agar lebih produktif.

"Saat ini semua serba digital, media sosial sudah menjadi bagian dari kita semua. Podcast merupakan salah satu media baru yang bisa kita manfaatkan untuk lebih produktif dan membuat konten yang bermanfaat,” ujarnya. 

Adapun Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNESA, Dr. Sujarwanto menyampaikan, agar makin banyak kolaborasi untuk bergerak bersama mengadakan kegiatan yang ramah disabilitas.

"Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mendukung Indonesia lebih inklusif, melek digital dan makin cakap digital. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan perspektif baru,” tandasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT