30 September 2022, 14:50 WIB

Agar Tetap Hidup Sehat dalam Paparan Teknologi


Mediaindonesia.com |

DENGAN segala kemudahan yang ditawarkan perangkat gawai terkadang seakan membuat penggunanya lupa waktu dalam pemakaiannya. Penggunaan gadget secara berlebihan yang bahkan sudah tergolong kecanduan akan menimbulkan berbagai dampak negatif untuk kehidupan penggunanya. Selain dapat menyebabkan masalah psikologi, itu juga dapat mengganggu kesehatan.

Psikiater Ida Rochmawati mengatakan aktivitas yang dilakukan secara berlebihan bisa mengakibatkan burnout. Jika aktivitas kerja tidak diiringi dengan olahraga bisa menimbulkan gejala stres kronis yakni pekerja merasa lelah secara fisik, mental, dan emosional gara-gara pekerjaannya.

Jika stres berlebihan dan terjadi secara terus-menerus, itu bisa menyebabkan gangguan jiwa. "Gangguan jiwa ditandai dengan gejala yang ditandai dengan perubahan pikiran, perasaan, dan perilaku seseorang yang menimbulkan disfungsi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," katanya dalam webinar tentang Cara Mudah Hidup Sehat di Era Digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi belum lama ini.

Ketua Subkomisi Media baru Lembaga Sensor Film RI Andi Muslim mengatakan pandemi jangan sampai menjadi penghalang bagi kita untuk tetap produktif. "Tetap produktif dan berkarya di era kenormalan baru. Era ini membuka kembali aktivitas ekonomi, sosial, dan kegiatan publik seperti olahraga," katanya.

"Imbangi produktivitas harian kita antara kerja, istirahat, dan rekreasi. Cukup istirahat akan memberi semangat kepada kita saat bekerja. Jadi meskipun pandemi kita harus tetap berolahraga yang saat ini bisa dilakukan dari manapun dengan memanfaatkan perangkat dan platform digital yang kita miliki," jelas Andi.

Irmawati Puan Mawar Jurnalis yang juga Relawan Edukasi Anti Hoaks Indonesia mengatakan meskipun kita tidak bisa ke mana-mana saat pandemi, tetapi tubuh harus tetap disehatkan. "Pandemi menyebabkan banyak pertandingan dan pergelaran olahraga tertunda. Jika terpaksa diadakan juga harus tanpa penonton," jelasnya.

Olahraga saat ini tidak perlu lagi dilakukan secara terpusat dalam satu tempat. "Teknologi memungkinkan kita untuk bisa melakukan latihan dan olahraga secara mandiri dengan mengikuti arahan dan bimbingan dari pelatih secara virtual," terangnya. "Kita bisa melakukan aktivitas olahraga secara mandiri di rumah dengan menggunakan aplikasi seperti penghitung langkah, pengukur jarak lari, pelacak jejak lari, yoga, dan panduan untuk workout," tutup Irmawati.

Kreator konten Ayu Minarti mengatakan pemanfaatan teknologi saat ini berperan penting dalam menunjang kehidupan masyarakat Indonesia. "Dari sisi kesehatan, muncul inovasi teknologi bidang kesehatan yang memperluas akses pelayanan kesehatan serta mempermudah masyarakat mendapatkan informasi kesehatan terpercaya," jelas Ayu.

Saat ini kita bisa konsultasi kesehatan dengan dokter dari rumah saja. Untuk menjaga kesehatan juga bisa kita memanfaatkan berbagai aplikasi olahraga yang mudah digunakan. Terakhir Ayu juga mengimbau pengguna media sosial dan aplikasi penunjang aktivitas untuk menjaga data pribadi. "Jadilah netizen yang pintar dengan lebih selektif dalam memilih aplikasi yang kita gunakan. Jangan sembarangan memberikan data pribadi agar tidak disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab," tutupnya. (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT