29 September 2022, 11:01 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem


Naufal Zuhdi |

SIKLON Tropis Noru berada di daratan Thailand dengan kecepatan angin maksimum mencapai 75 knot dan tekanan udara minimum 1000 hPa yang bergerak ke arah barat.

Sistem ini menginduksi low level jet hingga lebih dari 25 knot yang memanjang dari Laut Andaman hingga Laut China Selatan.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah siklon tropis dan di sepanjang daerah low level jet tersebut.

Koordinator Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Miming Saepudin mengatakan bahwa terjadi sirkulasi siklonik di Perairan Sumatera Utara.

"Sirkulasi Siklonik berada di Perairan Barat Sumatera Utara yang membentuk daerah konvergensi memanjang di Aceh hingga Sumatera Utara," jelas Miming.

Baca juga: BMKG Peringatkan DKI Jakarta Waspadai Hujan Disertai Kilat

Lanjutnya, daerah konvergensi lain juga terjadi secara memanjang dari Laut Banda sampai Sulawesi Tengah.

"Daerah konvergensi lainnya juga memanjang dari Laut Banda hingga Sulawesi Tenggara. Daerah belokan angin (shear) terpantau di Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Riau, Kep. Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara," tambahnya.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Labilitas Lokal Kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatra Barat, Bengkulu Riau, Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, dan Papua. (Fal/OL-09)

BERITA TERKAIT