26 September 2022, 07:43 WIB

Menteri Johnny akan Hadiri ITU PP 2022 untuk Pencalonan ITU Council dan Anggota RRB


mediaindonesia.com |

MENTERI Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate akan menghadiri rangkaian sidang International Telecommunication Union Plenipotentiary Conference 2022 (ITU PP-2022). Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo Mira Tayyiba menyatakan Menkominfo akan memimpin Delegasi Indonesia dalam agenda Pemilihan Anggota ITU Council 2023-2026 dan pencalonan Doktor Meiditomo Sutyarjoko sebagai kandidat Anggota Radio Regulation Board (RRB) untuk Region E Asia Pasifik ITU.

"Jadi, dalam rangkaian ITU Plenipotentiary Conference 2022 ini, ada dua tugas kita yaitu mencalonkan kembali Indonesia sebagai Anggota dari ITU Council 2023-2026 dan pencalonan Pak Meiditomo Sutyarjoko sebagai Anggota dari RRB," ujar Sekjen Mira Tayyiba usai menghadiri Forum Ministerial Roundtable: Building A Better Digital Future For Allyang berlangsung di Palace of Parliament, Bucharest, Romania, Minggu (25/9).

Mira menjelaskan dalam pembukaan sidang, Chair ITU PP Plenipotentiary Conference 2022 akan memaparkan tujuan pelaksanaan sidang dan rangkaian agenda yang berlangsung hingga 14 Oktober 2022 nanti.

Baca juga: Sekjen Kominfo Paparkan Akselerasi Transformasi Digital di Bucharest Ministerial Roundtable

“Pada 27 September 2022 nanti, Pak Menteri secara langsung akan menyampaikan High Policy Statements," jelasnya.

Khusus untuk pencalonan kandidat Indonesia di RRB Region Asia Pasifik, Pemerintah Indonesia juga akan meminta dukungan dari negara-negara anggota melalui pelaksanaan bilateral meeting.

“Kita akan meminta dukungan dari negara-negara anggota ITU yang lain, baik untuk pencalonan Indonesia dari Council maupun pencalonan Pak Meiditomo Sutyarjoko sebagai Anggota RRB," tutur Sekjen Kementerian Kominfo.

Menurut Mira, Pemerintah Republik Indonesia juga akan menyampaikan pandangan tentang tiga isu prioritas sektor digital yang telah menjadi pembahasan dalam Digital Economy Working Group Presidensi G20 Indonesia 2022. 

"Kita ingin betul menyampaikan bahwa dalam konteks ini Indonesia  sangat mampu sebagai pemimpin dunia di bidang digital, khususnya dengan kemarin sudah sukses menyelenggarakan DEMM (Digital Economic Minister's Meeting) DEWG G20 2022," tandasnya.

Meskipun DEWG G20 dan ITU Plenipotentiary Conference 2022 merupakan forum yang berbeda, menurut Sekjen Kementerian Kominfo, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan keberhasilan Indonesia di sektor digital.

Selain itu, forum ITU PP Plenipotentiary Conference 2022 juga menjadi kesempatan yang baik untuk Indonesia yang telah memiliki legislasi primer berupa Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).

"Saya pikir nanti akan masuk di salah satu statement secara formal dari Pak Menteri, karena itu juga memberikan confidence dan trust bagi negara internasional selain yang di domestik bahwa kita memang menggenjot ekonomi digital tetapi kita juga menyiapkan measures atau metode untuk mengamankan keamanan siber dan perlindungan datanya," jelasnya. (RO/OL-1)

BERITA TERKAIT