25 September 2022, 19:01 WIB

Dukung Kegiatan Kampus Merdeka, PNM dan Unsoed Kerja Sama


mediaindonesia.com |

DALAM rangka mendukung program Kampus Merdeka Indonesia, Indonesia menyiapkan sosok pemuda dan pemudi yang kelak akan menjadi seorang pemimpin dan meningkatkan kompetensi untuk menghasilkan lulusan sesuai kebutuhan kerja.

Untuk mewujudkan hal itu, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menjalin kerja sama bersama Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Dalam rangka menyambut kerja sama ini, Direktur Operasional PT PNM, Sunar Basuki. hadir dalam acara Orasi Ilmiah Fakultas Biologi pada Dies Natalis Ke-59 Tahun 2022 dan berperan sebagai pemapar materi yang digelar di Aula Fakultas Biologi Unsoed.

Dalam keterangan pers yang diterima Minggu (25/9), Sunar menjelaskan bahwA tujuan kerja sama adalah memberi inovasi dan adaptasi di era masyarakat baru.

Pada acara Orasi Ilmiah telah digelar penghormatan khusus bagi beberapa dosen atau pengajar yang sudah purna tugas.

Kemudian materi yang disampaikan Direktur Operasional PT PNM meliputi pembangunan berkelanjutan mengenai di sektor pembangunan manusia dan teknologi, ekonomi, pemerataan pembangunan ketahanan nasional, dan tata kelola kepemerintahan.

Tidak lepas dari hal itu,tiga3 modal utama PNM juga disampaikan yaitu modal finansial, intelektual, dan sosial.

"Modal finansial diberikan melalui pembiayaan usaha produktif, sedangkan modal intelektual melalui pendampingan antara lain pelatihan, berbagi info dan pengalaman," jelas Sunar.

Baca juga: FKUI Gelar Pelatihan Pencegahan Stunting untuk Dokter di NTT

"Sedangkan modal sosial, PNM membangun kepedulian nasabah melalui jejaring usaha dan sinergi bisnis yang mampu membantu percepatan usaha nasabah," tambah Sunar.

Acara dihadiri Sunar Basuki selaku Direktur Operasional PT PNM, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc. Agr. selaku Rektor Universitas Jenderal Soedirman, Dr. Dwi Nugroho Wibowo, M. S. Dekan Fakultas Biologi, dan Rohmat Agus Pranoto selaku Pemimpin PNM Cabang Puwokerto.

Dalam mengusung modal utama PNM yaitu modal intelektual, PNM melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU), memberikan pelatihan yang bersifat pendampingan antar PNM dengan nasabah.

"Tujuannya mendorong para nasabah PNM agar dapat meningkatkan pengetahuan dengan bekerja sama dengan Unsoed," terang Sunar.

Kerja sama itu terkait strategi dan optimalisasi budi daya serta pemasaran produk yang berasal dari lebah klanceng.

Produk lebah klencang diubah kemasannya atau label dan branding produk usaha yang bagus sehingga dapat meningkatkan peluang usaha seperti memperluas pemasaran, dan menambah pelanggan agar nasabah naik kelas dan bisa mensejahterahkan keluarga.
 
“PNM berkolaborasi dengan Universitas Jenderal Soedirman guna mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka untuk menyiapkan sosok pemuda dan pemudi Indonesia yang kelak akan menjadi seorang pemimpin dan meningkatkan kompetensi untuk menghasilkan lulusan sesuai kebutuhan kerja,” tegas Sunar.

“Pelatihan ini bertujuan positif bagi UMKM Indonesia salah satunya yaitu memajukan usahanya melalui program pendampingan dan pemberdayaan yang dilakukan oleh PNM,” ungkap Dwi Nugroho.

Sebagai informasi, hingga 21 September 2022 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 141,61 triliun kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 12,71 juta nasabah.

Saat ini PNM memiliki 3.504 kantor layanan PNM Mekaar dan 639 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 provinsi, 422 kabupaten/kota, dan 5.640 kecamatan. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT