20 September 2022, 06:05 WIB

Dua Mahasiswa USK Lulus Seleksi Youth Elite Exchange Program ke Taiwan


Amiruddin Abdullah Reubee |

DUA mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) yaitu Nasya Nazmah dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan Fauzur Rahmat dari Fakultas Pertanian, lulus program pertukaran mahasiswa (exchange) Youth Elite Exchange Program (YEEP) ke Taiwan.

Program New Southbound Policy Short-Term Study Exchange Program For Elite Youth In South East Asia ini, diselenggarakan oleh National Quemoy University yang disubsidi oleh Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan, R.O.C.

Rencananya, kedua mahasiswa USK ini akan berada di Taiwan mulai dari September 2022 - Januari 2023. Selama di Taiwan, mereka akan mengikuti berbagai program YEEP. Di antaranya mereka akan berinteraksi dan bertukar pikiran dengan profesor, mitra, dan perusahaan dari berbagai negara di Asia Tenggara. Selain itu mereka juga akan mempelajari bahasa Mandarin.

Wakil Rektor III USK Prof. Dr. Mustanir, M.Sc, Senin (19/9) mengatakan, USK patut berbangga atas keberhasilan kedua mahasiswa tersebut. Pasalnya, program pertukaran mahasiswa ini dikhususkan bagi mahasiswa terbaik yang berasal dari berbagai universitas unggulan di Asia Tenggara.

Setelah mengikuti tahapan seleksi yang ketat, akhirnya panitia penyelenggara memilih 20 mahasiswa terbaik yang berasal dari berbagai perguruan tinggi tersebut.

"Alhamdulillah, keberhasilan dua mahasiswa USK ini menjadi catatan istimewa bagi kami. Karena prestasi mereka setidaknya menjelaskan, bahwa kualitas mahasiswa USK semakin diakui dunia internasional," tutur Mustanir.

Untuk diketahui, sebelumnya kedua mahasiswa USK ini telah terlebih dahulu mengharumkan nama kampus ini dengan prestasinya. Misalnya Nasya Nazmah yang merupakan Ratu Baca Aceh 2021 - 2022. Dirinya juga peraih Awardee Global Youth Leadership Academy (GYLA), Summer Program Italy dan lainnya. Begitu pula Fauzur Rahmat yang merupakan Pemuda Berprestasi Aceh 2021.

Terkait kegiatan ini Nasya mengungkapkan, dirinya menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan mereka lolos program exchange ini. Mereka bertekad akan mengikuti program ini sebaikmungkin dan berencana mengaplikasikan berbagai hal positif dari kegiatan ini setelah kembali ke Indonesia nantinya. Khususnya untuk mendorong para pemuda di Aceh agar semakin termotivasi
mengejar cita-cita atau meraih prestasinya.

"Selain itu, kami juga akan berusaha memberikan masukan dan saran yang bersifat membangun kepada pihak berwenang terkait inovasi atau hal positif yang didapatkan selama di Taiwan," tambahnya. (OL-13)

Baca Juga: Lebih dari 1000 Orang Mendaftar Sebagai Calon Pengurus Iluni UI 2022-2025

 

 

BERITA TERKAIT