16 September 2022, 23:19 WIB

Kepala LL Dikti Jakarta Nilai STP Trisakti Telah Layak Jadi Institut


Syarief Oebaidillah |

KEPALA Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-Dikti) Wilayah III DKI Jakarta, Paristiyanti Nurwardani menilai Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti yang memiliki berbagai prestasi dan keunggulan, telah layak menjadi institut.

"Kami bangga mempunyai STP Trisakti sekolah tinggi yang selalu unggul dalam beberapa tahun terakhir. STP Trisakti ini sudah pantas naik kelas menjadi Institut Pariwisata Trisakti," ungkap Paristiyanti seusai menghadiri Kuliah Perdana Mahasiswa Baru 2022-2023 di Kampus STP Trisakti, Jakarta.

Ia menilai, Merdeka Belajar Kampus Merdeka ( MBKM) yang digagas Mendikbudristek Nadiem Makarim sebagai implementasi transformasi pendidikan tinggi, telah diimplementasikan STP Trisakti. Menurut Parisyanti, setiap tahun STP Trisakti mengirimkan 40-50 mahasiswa untuk magang di sejumlah perhotelan di Hong Kong dan beberapa negara lainnya.

"Inilah bentuk MBKM dan STP Trisakti telah mengimplementasikannya dengan mengirim mahasiswa untuk magang di luar negeri. Jadi pantas saja kampus ini unggul," ungkap mantan Sesditjen Dikti Kemendikbudristek tersebut.

Saat berdialog dengan mahasiswa, Parisyanti merasa terkejut karena ada mahasiswa baru telah bercita cita tinggi seperti ingin menjadi menteri atau pengusaha. "Mereka bibit unggul yang harus dipupuk dan disemai menjadi SDM unggul," tukasnya seraya mengapresiasi pimpinan yayasan dan Kepala STP Trisakti yang berkomitmen memajukan dunia pendidikan tinggi.

Di sisi lain, Ketua Yayasan Trisakti Bimo Prakoso mengamini pernyataan Parisyanti dengan mengatakan STP Trisakti sudah layak naik kelas menjadi institut "Semoga itu bisa segera terwujud, " ujar Bimo.

Ia juga sepakat bahwa mahasiswa harus terus dipupuk semangat, motivasi, dan cita cita tinggi mereka. "Tidak kalah penting pula memupuk jiwa mereka untuk tetap mencintai negara ini, tidak terlibat narkoba, tetapi giat belajar, terus bersama membangun kolaborasi tidak bersikap menang sendiri," jelas Bimo.

Sedangkan Ketua STP Trisakti Fetty Asmaniaty mengatakan pihaknya bersyukur dengan animo mahasiswa baru untuk menempuh kuliah di STP Trisakti tetap tinggi. Menurutnya tercatat, 590 mahasiswa baru pada kuliah perdana ini.

Terkait MBKM dan magang yang telah dilakukan, ujar Fetty, STP Trisakti tidak hanya melakukannya di dalam negeri tapi juga di luar negeri. "Setelah covid-19, tidak mudah bagi mahasiswa berangkat ke luar negeri. Alhamdulillah tahun ini mahasiswa kami tetap semangat. Jika tahun lalu hanya magang di Hong Kong, sekarang sudah ada yang ke Selandia Baru, Amerika Serikat, dan Dubai Uni Emirat Arab," ungkap Fetty

Ia menambahkan, pemerintah saat ini sudah menyiapkan program magang melalui MBKM yang memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan kuliah di perguruan tinggi di luar negeri. "Alhamdulillah tahun ini kita berangkatkan 5 mahasiswa dengan program MBKM pertukaran mahasiawa ke luar negeri," pungkasnya. (OL-15)

BERITA TERKAIT