25 August 2022, 23:50 WIB

Dukung Kemandirian Vaksin, DPR Minta Kualitasnya Bagus dan Harga Terjangkau


M Iqbal Al Machmudi |

ANGGOTA Komisi IX DPR RI Elva Hartati berharap agar covid-19 dari Bio Farma yakni Indovac dan obat yang diproduksi oleh perusahaan negara PT Bio Farma bisa murah dan berkualitas.

Diketahui, perusahaan pelat merah itu berencana akan melakukan pembangunan pabrik baru di Kawasan Karawang, Jawa Barat. Selain menangkap peluang bisnis yang ada, hal tersebut juga menjadi salah satu upaya mengejar kemandirian obat dan vaksin di Tanah Air.

"Saya mendukung upaya-upaya pembuatan vaksin oleh BUMN ini sehingga vaksin yang digunakan di negara, kita nantinya tidak perlu impor lagi. Saya sih maunya tidak terlalu mahal, karena kalau mahal nanti orang mikir lagi. Murah dan bagus. Kualitasnya juga harus bagus," kata Elva, Kamis (25/8).

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) tersebut juga berharap bahwa induk Holding BUMN Farmasi itu juga bisa menggunakan bahan baku yang berasal dari dalam negeri. Menurut Elva, hal tersebut bisa menekan biaya produksi, sehingga harga vaksin maupun obat yang diproduksi bisa lebih murah.

"Jangan sampai kita buat sendiri tapi banyak bahan yang masih impor dari luar dan akan mahal. Saya enggak mau begitu. Kalau kita semua buat sendiri, saya mau harus murah. Jadi perhatikan juga bahan bajunya," ujarnya.

Diketahui, ekspansi PT Bio Farma untuk membangun pabrik farmasi yang diperkirakan menelan investasi hingga Rp5 triliun tersebut rencananya akan dilakukan mulai tahun 2023 mendatang.

Saat ini vaksin covid-19 Indovac masih dalam proses izin Penggunaan Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan POM. Diharapkan izin EUA sudah keluar pada pertengahan September tahun ini. (H-2)

 

BERITA TERKAIT