15 August 2022, 06:32 WIB

Sukses Selenggarakan IOI 2022, Indonesia Pimpin Pemulihan Pendidikan Global


Mediaindonesia.com |

RANGKAIAN International Olympiad in Informatics (IOI) ke-34 tahun 2022 yang berlangsung selama sepekan berakhir. Kompetisi ditutup meriah di Kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta, tadi malam dan ditayangkan daring.

IOI jadi salah satu bukti semangat global 90 negara peserta kompetisi bergengsi di bidang informatika guna mewujudkan masyarakat 5.0 dengan sukses menggelar kompetisi internasional secara hibrida. Indonesia membuktikan diri sebagai pemimpin pemulihan pendidikan global yang terdampak pandemi covid-19.

“Ini bukti kita sebagai masyarakat global punya semangat tinggi untuk kembali bangkit dari tantangan, tidak menyerah pada situasi yang penuh keterbatasan,” ungkap Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dalam sambutannya, tadi malam.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Suharti melaporkan IOI 2022 diikuti seluruhnya 536 peserta terdiri dari kontestan dan pendamping dari 90 negara. IOI yang dilaksanakan secara hibrida untuk pertama kali sejak pandemi itu berjalan lancar.

Pada rangkaian acara penutupan diumumkan peraih medali IOI 2022 dengan total 180 medali. Peraih medali emas sebanyak 30 peserta, medali perak 59 peserta dan medali perunggu 91 peserta.

“Pada tahun ini pertama kalinya dalam sejarah IOI terdapat penghargaan berupa honorable mention yang diberikan kepada 36 peserta dengan nilai tinggi pada salah satu hari kompetisi. Ini untuk mengapresiasi kerja keras dan capaian baik peserta,” jelasnya.

Suharti juga menegaskan IOI menjadi salah satu bukti semangat global yang dimiliki 90 negara peserta kompetisi bergengsi di bidang informatika dalam mewujudkan masyarakat 5.0. 

“IOI ke-34 yang bertema Digital Energy of Asia merupakan bentuk dukungan terwujudnya masyarakat 5.0, yakni teknologi digital akan menjadi sangat dekat dengan kehidupan manusia dan dikembangkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan kehidupan,” kata Suharti.

Narasi keberagaman

Sementara itu, General Assembly Chairwomen of IOI 2022, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu berharap para delegasi dapat terus mengingat pengalaman di Yogyakarta. Putri keempat Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X ini mengingatkan agar narasi keberagaman yang kuat dari Yogyakarta dapat menjadi inspirasi bagi para peserta yang notabene adalah calon pemimpin masa depan. Pikiran yang terbuka dan wawasan yang luas menjadi hal penting yang harus dimiliki bagi pemimpin masa depan. “Jadilah sosok teladan yang ingin kamu contoh,” ajaknya.

GKR Hayu juga berterima kasih atas kesempatan Yogyakarta sebagai tempat pelaksanaan IOI. “Sebagai warga lokal Yogyakarta dan bagian keluarga kesultanan Yogyakarta saya berterima kasih atas kepercayaan panitia, Kemendikbudristek dan mitra untuk melaksanakan kompetisi pemikir masa depan dunia,” kata dia.

“Selamat kepada semua pemenang, dan selamat kembali ke negara masing-masing semoga lancar dalam perjalanan pulang,” tambah GKR Hayu.

Presiden IOI Benjamin Burton menyampaikan IOI bukan sekadar kompetisi untuk cari pemenang. Kegiatan ini juga jadi ajang yang berdampak atau jadi inspirasi bagi semua orang. “Saya mau Anda gunakan kekuatan ini, jadi kalau kalian keluar dari IOI, gunakan ini untuk kemanusiaan.”

Dia menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada Indonesia selaku tuan rumah. Selain IOI hibrida yang berjalan lancar, ia mengapresiasi keramahan masyarakat Indonesia dan dukungan luar biasa. (Van/S3-25)

BERITA TERKAIT