11 August 2022, 07:40 WIB

Membangun Sikap Melayani


Jek/M-4 |

KERAMAHTAMAHAN dan kesantunan menjadi salah satu unsur yang penting dalam pariwisata. Hal itu pula yang coba dilakukan Kambing Gunung, penyedia jasa perjalanan yang berbasis di Malang, Jawa Timur. Karena banyak bekerja bersama para pekerja wisata yang sebenarnya sudah mulai lebih dulu ketimbang mereka, tentu bukan hal mudah untuk memberikan prinsip-prinsip hospitality agar bisa diterapkan.

“Di sekitar sini, wisata area Bromo, kan tidak ada pembinaan khusus tentang pariwisata. Semua murni inisiatif sendiri mau bersikapnya itu seperti apa ke para wisatawan. Jadi terhadap elemen yang terlibat di wisata Bromo, perlu dilakukan sosialisasi atau pengembangan SDM. Pemerintah perlu perhatikan itu,” jelas Koordinator Tim dan Digital Marketing Kambing Gunung, Muhammad Samsul Haris, kepada Media Indonesia melalui konferensi video, Kamis (4/8).

Sebab itu, sejak kehadiran Kambing Gunung, para pekerja lepas yang bekerja dengan mereka dalam mendampingi wisatawan pun dilatih dan diedukasi terkait penerapan prinsip-prinsip tertentu. Misalnya, sesederhana mengenakan pakaian yang rapi, atau misalnya bagi sopir jip, tidak diperkenankan merokok selama perjalanan.

“Secara tidak langsung kami juga jadi media edukasi soal hospitality di dunia pariwisata kepada para freelancer yang bekerja dengan kami. Bagaimana kami mengajarkan kalau bertemu dengan orang asing/baru, cara berpenampilan, dan mengupayakan agar menjadi pemandu yang komunikatif,” lanjut Haris.

Di samping itu, Kambing Gunung juga turut mengubah pola yang telah terbangun. Jika biasanya ada beberapa sopir jip yang ‘mencegat’ para wisatawan untuk menggunakan jasa mereka, kini kebiasaan itu perlahan mulai ditinggalkan. Ada beberapa sopir jip yang tinggal menunggu orderan dari Kambing Gunung. (Jek/M-4)

BERITA TERKAIT