08 August 2022, 09:55 WIB

Dikti-Ristek: Peringkat Global Bukan Tujuan Perguruan Tinggi


Faustinus Nua |

DIRJEN Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dikti-Ristek) Kemendikbud-Ristek Prof. Nizam menegaskan bahwa peringkat global bukan tujuan utama perguruan tinggi di Indonesia. Meski hal itu cukup berpengaruh, dia lebih menekankan pada kualitas dalam mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

"Yang terpenting adalah terus meningkatkan kualitas dan relevansi Tridharma perguruan tinggi kita sesuai kebutuhan bangsa," ujarnya kepada Media Indonesia, Senin (8/8). Hal ini ditanyakan terkait masih rendahnya pemeringkatan global perguruan tinggi di Indonesia. bahkan dibanding PT di negara Asean Indonesia juga masih tertinggal.

Menurut Nizam bahwa tugas dan mandat utama PT di Tanah Air adalah mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun daya saing bangsa. Hal itu bisa tercapai bila ada perbaikan pada kualitas pendidikan nasional. Standar dari pada kualitas adalah implementasi Tridharma. Menurutnya, Tridharma menjadi standar mutu yang tidak kalah dengan standar universitas di luar negeri.

"Dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa pendidikan kita harus berkualitas dan relevan. Melalui tridharma yang mutunya tidak kalah dengan negara lain tapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat, bangsa dan negara," jelasnya.

Dia menyebut bila kualitas PT di Indonesia semakin bagus, maka dengan sendirinya akan berpengaruh pada pemeringkatan global. Sehingga pemerintah pun lebih mendorong pada peningkatan kualitas PT di Tanah Air. "Peringkat bukan tujuan, tapi kalau kualitas PT kita bagus maka dengan sendirinya akan diakui dunia yang antara lain ditunjukkan dalam peringkat tersebut," tandasnya.

Untuk diketahui pula pemerintah telah menggelontorkan dana abadi pendidikan tinggi sebesar Rp 7 triliun yang ditujuan salah satunya untuk memperbaiki peringkat global universitas di Indonesia.(H-1)

BERITA TERKAIT