06 August 2022, 11:45 WIB

Satu dari Delapan Penyintas Covid-19 Alami Gejala Long Covid


Joan Imanuella Hanna Pangemanan |

SATU dari delapan penyintas covid-19 akan mengalami setidaknya satu gejala long Covid. Hal itu diungkapkan salah satu studi paling komprehensif tentang kondisi tersebut hingga saat ini yang diterbitkan pada Kamis (4/8).

Dengan lebih dari setengah miliar kasus covid-19 tercatat di seluruh dunia sejak awal pandemi, ada kekhawatiran yang meningkat tentang gejala jangka panjang yang terlihat pada orang dengan long Covid.

Namun, hampir tidak ada penelitian yang membandingkan penderita long Covid dengan orang yang belum pernah terinfeksi, sehingga ada kemungkinan bahwa beberapa gangguan kesehatan tersebut tidak disebabkan oleh virus.

Baca juga: Segerakan Vaksin Booster Terhadap Anak untuk Antisipasi Peningkatan Jumlah Kasus Covid-19

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet meminta lebih dari 76.400 orang dewasa di Belanda untuk mengisi kuesioner daring tentang 23 gejala umum covid-19.

Di antara Maret 2020 dan Agustus 2021, setiap peserta mengisi kuesioner sebanyak 24 kali.

Selama periode itu, lebih dari 4.200 di antaranya yaitu 5,5%, dilaporkan terinfeksi covid-19.

Dari mereka yang terinfeksi covid-19, lebih dari 21% memiliki setidaknya satu gejala baru atau mengalami peningkatan gejala yang parah sejak tiga hingga lima bulan setelah terinfeksi.

Namun, hampir 9% dari kelompok kontrol yang tidak memiliki covid-19 melaporkan peningkatan yang sama.

Ini menunjukkan bahwa 12,7% dari mereka yang terinfeksi covid-19 yaitu sekitar satu dari delapan, menderita gejala jangka panjang, kata penelitian tersebut.

Penelitian itu juga mencatat gejala sebelum dan sesudah infeksi covid-19, memungkinkan para peneliti untuk lebih menentukan dengan tepat apa yang terkait dengan virus tersebut.

Ditemukan bahwa gejala Long Covid yang umum termasuk nyeri dada, kesulitan bernapas, nyeri otot, kehilangan rasa dan penciuman, dan kelelahan umum. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT