04 August 2022, 12:09 WIB

Moeldoko: PKBM Bantu Pemerintah Atasi Masalah Pendidikan


Andhika Prasetyo |

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyampaikan apresiasi atas upaya-upaya individu maupun organisasi kemasyarakatan dalam memperluas kesempatan belajar dan akses pendidikan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Apresiasi tersebut disampaikan secara langsung oleh Moeldoko kepada pengelola PKBM Bakti Nusa di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (4/8).

“Atas nama pemerintah, saya menyampaikan terima kasih dan rasa hormat kepada semua personil yang terlibat dalam PKBM. Kontribusi kalian begitu besar kepada masyarakat dan negara,” ujar Moeldoko.

Dalam kesempatan tersebut, mantan Panglima TNI itu juga mengukuhkan kelulusan para peserta didik setara SMA/SMK yang mengikuti program sekolah gratis paket A, B dan C.

Ia pun berpesan kepada murid-murid yang baru saja lulus untuk terus semangat belajar dan meraih cita-cita. Jangan sampai, kondisi sosial dan ekonomi menjadi penghalang untuk mewujudkan mimpi-mimpi besar.

“Kalian tidak usah takut, tidak usah ragu, tidak usah pesimistis. Kalian bisa jadi apapun sepanjang kalian punya semangat," ucap Moeldoko.

"Kalau dulu kalian nakal, tidak apa-apa. Anak muda biasa begitu. Yang penting, jangan berkelanjutan. Kalau tidak segera mulai belajar sungguh-sungguh, nanti ketinggalan. Jangan pernah berhenti belajar."

Pada 2021, Indonesia menduduki posisi ke-87 dari 132 negara pada Global Innovation Index. Sedangkan dalam Human Development Index, Indonesia menempati ranking 107 dari 185 negara. Angka-angka itu menunjukkan perkembangan pembangunan sumber daya manusia di Tanah Air masih cukup tertinggal.

Namun menurut Moeldoko, pemerintahan Presiden Joko Widodo selalu menempatkan isu pembangunan SDM, termasuk akses pendidikan, sebagai isu prioritas.

“Pemerintah sangat peduli memperbaiki SDM dalam negeri. Namun, pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Oleh karena itu, partisipasi publik seperti ini diharapkan mampu menyelesaikan hal-hal yang masih belum terjangkau,” tuturnya.

Ia mengatakan PKBM dapat menjamin akses pendidikan bagi anak-anak yang atas alasan atau situasi tertentu tidak bisa mengikuti program sekolah formal.

"Jika inisiatif baik seperti ini diterapkan dimana-mana, tentu ini akan membantu menaikkan indeks-indeks tadi,” tandas Moeldoko.

BERITA TERKAIT