04 August 2022, 09:40 WIB

Yuk, Dapatkan Vitamin A untuk Balita Anda


mediaindonesia.com |

PARA orangtua, tahukah anda bahwa setiap bulan Februari dan Agustus merupakan Bulan Vitamin A? Di dua bulan tersebut, pemerintah memberikan vitamin A secara gratis bagi anak balita di Indonesia.

Mari kita lihat kembali apa manfaatnya bagi balita, juga bagaimana cara mendapatkannya di bulan Agustus ini.

Kebutuhan Vitamin A pada Anak Balita

Pemberian vitamin A dosis tinggi pada anak usia dini direkomedasikan untuk dilakukan dua kali dalam setahun. Hal ini dapat membantu menjaga anak dari resiko kerusakan kornea ataupun kebutaan, serta meningkatkan sistem imunitas atau kekebalan tubuh dari resiko penyakit akibat infeksi, seperti campak dan diare.

Selain itu, vitamin A juga berperan penting dalam pembentukan tulang anak.  

Sebetulnya kebutuhan vitamin A anak dapat tercukupi dari pola makan yang bergizi dan seimbang. Bahan makanan alami yang mengandung vitamin A diantaranya adalah susu, telur, daging, ikan, buah-buahan dan sayuran, seperti mangga, pepaya, melon, wortel, bayam, tomat, labu, dan sawi hijau.  

Baca juga: Tanoto Foundation Bentuk Mahasiswa Jadi Pemimpin Masa Depan dengan Orientasi SDGs

Selain itu, vitamin A juga bisa didapatkan dari bahan makanan yang sudah diperkaya (fortifikasi) dengan vitamin A, misalnya margarin, susu ataupun minyak goreng.

Meski demikian, untuk memastikan semua balita Indonesia mendapatkan vitamin A yang cukup, maka pemerintah membagikan vitamin A setiap bulan Februari dan Agustus.

Hubungan Vitamin A dan Tumbuh Kembang Anak

Publikasi hasil studi di beberapa negara disebutkan bahwa besar kemungkinan kekurangan vitamin A memiliki peran yang sangat besar pada munculnya kekurangan nutrisi pada anak.

Hal ini mungkin terjadi karena kekurangan vitamin A meningkatkan resiko terjadinya diare dan beberapa penyakit infeksi lainnya, sehingga kandungan gizi yang ada dalam makanan tidak dapat terserap dengan baik. 

Dalam jangka panjang, bila hal ini terjadi secara berulang, dapat memunculkan kondisi kekurangan gizi dalam bentuk stunting (tinggi badan anak lebih rendah/pendek dibandingkan usianya), atau wasting (berat badan anak lebih rendah dibandingkan tinggi badannya), atau juga underweight (berat badan anak lebih rendah dibandingkan usianya) pada anak usia dini. 

Widodo Suhartoyo, Senior Technical and Liaison Advisor Early Childhood Education and Development (ECED) Tanoto Foundation, dalam kesempatan terpisah menyebutkan ”Di Indonesia hal ini perlu diuji melalui penelitian lebih lanjut, namun pemenuhan kebutuhan vitamin A jelas sangat penting bagi anak balita”.

Ia pun menambahkan “Dengan imunitas yang baik, didukung juga dengan pola asuh yang berkualitas dari orangtua, dan pola hidup yang bersih dan sehat, akan membuat tumbuh kembang anak berjalan optimal”.

Program Pemberian Vitamin A

Program ini ditujukan bagi balita (6-59 bulan), dimana ada pemberian dua jenis vitamin A dosis tinggi yang berbeda. Vitamin A dalam kapsul berwarna biru diperuntukkan bagi bayi berusia 6-11 bulan, sedangkan pemberian kapsul berwarna merah diberikan pada anak usia 12-59 bulan (atau 1-4 tahun). 

Mengacu pada informasi Kementerian Kesehatan, kapsul vitamin A ini bisa didapatkan gratis oleh orangtua di Posyandu ataupun fasilitas kesehatan lain seperti Rumah Sakit, Puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu), Pos Kesehatan Desa (Poskesdes)/Pondok Bersalin Desa (Polindes), Balai Pengobatan, Praktek Dokter, maupun Bidan Praktek Swasta. 

Mari penuhi kebutuhan vitamin A anak balita kita, untuk tumbuh kembangnya yang lebih optimal!. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT