03 August 2022, 20:54 WIB

Kejar Kehilangan Pembelajaran dengan Teknologi Pendidikan


Mediaindonesia.com |

SELAMA dua tahun terakhir, kehilangan pembelajaran atau learning loss memicu penurunan capaian belajar sehingga pemulihan pada sektor pendidikan perlu dilakukan agar bisa bangkit dari ketertinggalan. Berkenaan dengan itu, Kemendikbud Ristek melalui dinas pendidikan mendorong berbagai pihak dapat saling mendukung proses pemulihan pembelajaran.

"Sebagai upaya agar kita bisa bangkit dari learning loss, pemerintah terus melakukan penyesuaian kebijakan dan mendorong dukungan masif dari berbagai pihak dalam rangka pemulihan layanan pendidikan. Saat ini sebagian besar sekolah telah melakukan pembelajaran tatap muka 100% dan kami terus mendorong proses belajar dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi," ujar Horale Tua Simanullang, S.Pd., selaku Subkor PDPK (Peserta Didik & Pembangunan Karakter) Bidang SMP & SMA Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta dalam konferensi pers bertema Jadi Lebih Siap Hadapi Tahun Ajaran Baru dengan Quipper, Rabu (3/8).

Implementasi PTM 100% diharapkan dapat meminimalisir melebarnya learning loss. Di sisi lain, teknologi terbukti dapat menjadi solusi di berbagai macam implementasi pembelajaran, baik pembelajaran jarak jauh, pembelajaran tatap muka, dan pembelajaran campuran. Hal ini disampaikan Bruder Paulus Sumarno, Kepala Sekolah dan & Ketua Yayasan Pangudi Luhur Bernadus Cikarang.

"Di sekolah kami, penggunaan teknologi untuk membantu KBM sudah kami terapkan sejak awal pandemi. Salah satunya dengan penggunaan learning management system seperti Quipper School Premium. Teknologi semacam itu sangat membantu mengorganisasi kegiatan belajar mengajar menjadi lebih efektif dan efisien. Ke depan, penggunaan teknologi ini akan terus kami maksimalkan meskipun pembelajaran sudah diterapkan tatap muka 100%," ungkapnya.

Dilihat dari aspek psikologi, salah satu faktor penyebab learning loss yaitu kesehatan mental siswa. Psikolog Aji Cokro Dewanto, S.Psi., M.Psi mengatakan banyak siswa yang harus PJJ di tengah suasana rumah yang tidak kondusif karena orangtua kehilangan pekerjaan, anggota keluarga terpapar covid-19, atau bahkan harus menyaksikan kematian orang-orang kesayangannya karena covid-19. Kondisi ini tentu menimbulkan kecemasan pada anak yang pada akhirnya menurunkan fokus belajar. "Kunci utamanya dengan menciptakan suasana yang nyaman bagi siswa untuk belajar di segala kondisi dan tempat. Tidak hanya oleh guru di sekolah, tetapi juga di rumah oleh orangtua dan lingkungan sekitar yang dibentuk oleh masyarakat, pemerintah, dan swasta," jelas Aji.

Karena itu, Quipper menyambut awal tahun ajaran baru 2022/2023 dengan penambahan materi dan fitur baru, pemutakhiran aplikasi, dan memperkenalkan figur inspiratif sebagai Teman Belajar Quipper. Peningkatan dan pembaruan pada layanan dan fitur di Quipper bertujuan agar setiap siswa mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna dan nyaman secara berkesinambungan untuk mengejar ketertinggalan capaian pembelajaran atau learning loss yang terjadi selama pandemi. 

"Quipper ingin hadir di setiap momen belajar siswa, baik yang sedang beradaptasi dengan pembelajaran tatap muka, mempertahankan prestasi belajar, hingga mengantarkan mereka meraih sekolah maupun kampus impian lewat teman belajar figur inspiratif serta penambahan sejumlah fitur dan materi baru," jelas Head of Marketing Quipper Indonesia, Dedy Purwanto. Untuk tambahan materi baru, Quipper mengumumkan Paket Intensif SIMAK UI, Quipper Video After School, Quipper Video English, serta dilengkapi fitur baru seperti Tes Kesiapan Belajar, Tes Uji Potensi, Profil Belajar, Prestasi Belajar, Forum Diskusi, Koin & XP, Live Class, dan Virtual Coaching. Saat ini, Quipper juga tersedia untuk pengguna iOS dan dapat diakses melalui perangkat smartphone atau desktop.

Kolaborasi Quipper dengan sejumlah figur publik berprestasi pun bertujuan menginspirasi siswa baik di bidang akademik maupun nonakademik seperti Reybong, Jemimah Cita, dan Alshad Ahmad. Reybong selaku salah satu Brand Ambassador Quipper tahun ini mengungkapkan kegembiraannya menyambut tahun ajaran baru bersama Quipper. Ia berpesan untuk siswa-siswi Indonesia pokoknya harus terus semangat belajar dalam suasana tahun ajaran baru ini. (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT