01 August 2022, 22:31 WIB

Kisah Semangat Au Bintoro, Pendiri Olympic Group, yang Terus Membara


mediaindoensia.com |

OLYMPIC Group merupakan sebuah perusahaan induk yang memegang beberapa merek terkenal dalam industri furniture Indonesia, di antaranya Olympic Furniture dan Furnimart.

Olympic Group memiliki lima anak perusahaan dan memegang beberapa merek. Olympic Group dipimpin oleh komisaris utama sekaligus pendiri Au Bintoro dan memiliki kantor pusat di Kedung Halang, Bogor, Jawa Barat.

Popularitas Olympic Furniture bukan hanya di dalam negeri. Bahkan furniture buatan Indonesia telah merambah dan menembus pasar internasional.  

Kesuksesan perusahaan Olympic Group tak lepas dari tangan dingin dan otak cemerlang dari sang pendiri, Au Bintoro.

Au yang dijuluki 'Raja Furniture Tanah Air' memang tak lagi muda. Kini usianya sudah memasuki 70 tahun. Namun siapapun tak menyangka ternyata di usianya yang tujuh dasawarsa, Au masih tampak sehat dan 'gagah'.

Bahkan kendati usainya tak muda lagi, tapi semangat Au tetap membara tak berda dengan kalangan milenial. Semangatanya masih menggebu-gebu dan tak kendur.

Baca juga: Pengurus Entrepeneur Indonesia Dikukuhkan, Siap Sambut Kebangkitan Ekonomi Pascapandemi

Tak mengherankan, jika Au pun dikenal menjadi sebagai penganut YOLD, kependekan dari “Young Old”.

Sebutan itu adalah bagi mereka yang--berusia antara 60 th hingga 75 th yang masih memiliki karakteristik anak muda.

YOLD adalah para orang tua sepuh yang tetap menjalankan aktivitas, berbisnis, belajar, bekerja dan tentu saja tetap produktif. Itu sebabnya, Au pun mendirikan YOLD Indonesia.

Bersamaan dengan ulang tahunnya yang ke-70 yang jatuh pada 1 Agutsus, Au berbagi kisah bagaimana dirinya tetap sehat, bugar dan penuh vitalitas, serta semakin kreatif dan produktif.

"Saya ingin berbagi pengalaman," ucap Au dalam perayaan hari ulang tahunnya yang dilaksanakan secara virtual pada Senin (1/8).

Perayaan hari ulang tahun pria asal Riau yang lahir 1 Agustus 1952 biasanya dilaksanakan secara offline bersama keluarga besarnya, para sahabatnya, dan Insan kreatif dan berdedikasi yang ada di Olympic Furniture Group.

Namun kali ini bertepatan dengan hari ulang ke-70, Au meminta dirayakan secara online atau virtual.

"Tujuannya bukan untuk memperkenalkan siapa dirinya, melainkan ingin berbagi pengalaman," kata Imelda, Miss Indonesia 2005, yang juga putri dari Au Bintoro.

"Karena dalam setiap perayaaan ulang tahunnya, selalu ada pesan-pesan bermakna dan bermanfaat yang disampaikan beliau dari pengalaman hidupnya -- terutama untuk saya sebagi putri beliau," tutur Imelda.

Berbicara semangatnya yang tak pernah padam, Au seakan tidak pernah kehabisan daya, bahkan seperti mendapat tenaga ekstra.

Di usianya bagi seusinya sudah renta, justru Au masih mampu melakukan beragam aktivItas olahraga, dan terbilang ekstrim, serta senantiasa memliki waktu produktif untuk keluarga, aktivitas sosial maupun bisnis!

"Buat saya di usia 70 ini, bukanlah usia untuk mengakhiri atau tutup buku dalam menjalani aktivitas kehidupan, tetapi justru buat saya adalah untuk memulai dan memasuki beberapa kegiatan baru, karena hidup adalah proses belajar," ucap Au.

Laiknya anak muda pula, Au tetap menjalani berbagai kegiatan kreatif dan produktif. Selain masih menjalankan bisnisnya, AU menekuni ilmu bela diri karate.

"Agar otot-otot tetap lentur namun kokoh saya mulai belajar karate lagi. waktu muda saya pernah belajar, dan terakhir sudah ban cokelat, dan sekarang sudah ban hitam dan target saya harus Dan 4, dan kenaikan Dan-nya langsung dari jepang," tutur Au.

Selain karate, AU juga belajar tinju, tujuannya bukan untuk berkelahi melainkan untuk melatih kelincahan agar memiliki reflek yang baik.

"Usai berlatih tinju biasanya saya lanjutkan dengan Gym, untuk membakar lemak yang tidak produktif."

Tak berhenti sampai di situ saja, Au juga belajar dansa. Au pun menekuni belajar dansa cha cha, Ba Cha ta, Salsa mungkin tango. Tak cukup itu, pria kelahiran Riau ini juga belajar memetik gitar.

"Paling tidak tiga jenis dansa harus saya kuasai, karena dimana tempat saya berkumpul, saya suka berdansa dengan isteri. Sekalipun usia sudah lanjut tapi harus pintar dansa dong, karena dansa bersama istri membuat hubungan kita semakin harmonis, serasa pacaran terus," kata suami dari Tan Wellih.

Menurut Au, aktivitas yang dlakukannya  untuk memperkuat otot, mempertahankan kepadatan tulang sehinnga terhindar dari osteoporosis, dan yang menjaga tetap awet muda.

Au juga rutin melakukan jogging bersama istri, anak-anak, menantu dan para cucu. Tujuannya selain menularkan kebaikan pada mereka, juga menanamkan pola hidup sehat, baik fisik maupun mental serta kebersamaan.

Menurut Au, membangun keluarga bukan hanya menyediakan kebutuhan materi, tapi juga cinta kasih melalui kebersamaan yang rutin, sehingga ikatan keluarga senantiasa terbina dan saling terbuka.

Yang luar biasa, pada September 2022, Au berencana kembali ke bangku kuliah di Universitas Indonesia untuk mengejar gelar sarjana strata satu (S1). (RO/OL-09)

 

 

BERITA TERKAIT