26 July 2022, 20:45 WIB

PGI: Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SMP Kelas VII Agar Ditarik


Faustinus Nua |

PERSEKUTUAN Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) untuk segara menarik kembali buku pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SMP Kelas VII dari peredarannya. 

Buku tulisan Zaim Uchrowi dan Ruslinawati dan diterbitkan Kemendikbud-Ristek sejak tahun 2021 itu dianggap memuat kekeliruan yang sangat fatal mengenai ajaran Kristen.

"Memohon kiranya buku tersebut ditarik dari peredaran dengan penjelasan seperlunya kepada sekolah-sekolah yang sudah sempat menggunakannya," ujar Kepala Humas PGI Jeirry Sumampow dalam keterangan resmi, Selasa (26/7).

Menurut PGI, kesalahan tersebut sangat mendasar dalam konsep ketuhanan dan Trinitas seturut agama Kristen Protestan. PGI pun telah mengirimkan surat keberatan kepada Mendikbud-Ristek hari ini, Selasa (26/7). Surat itu ditandatangani oleh Ketua Umum PGI, Pdt. Gomar Gultom, dan Sekretaris Umum PGI, Pdt. Jacklevyn J. Manuputty.

Lebih lanjut, PGI menyarankan kepada Menteri agar muatan kurikulum terkait Pancasila dan Kewarganegaraan, sebaiknya dibebaskan dari tafsir agama. Untuk itu, sebaiknya buku-buku pegangan maupun pelajarannya tidak memasuki aspek dogma/ajaran mengingat beragamnya denominasi di kalangan umat beragama. "Kalaupun harus menjelaskan tentang agama, cukuplah menyebutkan sejarah ringkas dan aspek nilai-nilai etikanya saja," imbuh Jeirry.

Pihaknya mengusulkan agar melibatkan kelembagaan dengan otoritas resmi seperti (PGI) untuk turut menelisik draft yang sementara dikerjakan terkait pokok agama Kristen, sebelum mencapai tahap finalisasi untuk diterbitkan.(H-2)

BERITA TERKAIT