25 July 2022, 17:00 WIB

Program KITA Berbagi 2022 Raih Penghargaan MURI


Widhoroso |

INISIATIF Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur Area (KITA) untuk menggunakan wadah non plastik dalam pembagian daging kurban pada Idul Adha 1443H mendapat apresiasi tinggi dari sejumlah kalangan. Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) menyebut KITA sebagai komunitas pelopor gerakan ramah lingkungan.

"Program KITA Berbagi 2022 untuk menggunakan wadah non plastik dalam pembagian daging kurban adalah solusi konkret mengurangi tumpukan limbah plastik itu. Kolaborasi KITA adalah pelopor gerakan ramah lingkungan dalam data MURI," kata Pendiri MURI Jaya Suprana saat penyerahan rekor MURI kepada Kolaborasi KITA, Minggu (24/7)

Jaya Suprana menjelaskan, program KITA Berbagi 2022 tanpa wadah plastik dapat menjadi inspirasi anggota dan kelompok masyarakat lain untuk berperan aktif menyelamatkan lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik. Berkat kepeloporannya dalam mengurangi limbah plastik, MURI memberikan penghargaan kepada Kolaborasi KITA sebagai pemilik rekor pembagian daging kurban terbanyak dengan wadah ramah lingkungan. Pada 2021 , Komunitas KITA meraih rekor MURI untuk kategori jumlah pembagian paket kurban terbanyak oleh komunitas dengan total 13.398 paket kurban.

"Kita berharap gerakan Kolaborasi KITA ini dapat ditiru pihak lain di semua tempat, termasuk di lingkungan rumah tangga dan tempat-tempat yang menjadi sumber produksi limbah pastik. Niscaya kata dia sampah plastik sekali pakai yang mengotori lingkungan bisa sangat berkurang. Dengan ini MURI memaklumatkan rekor kepada kolaborasi KITA, PT Insiprasi Indonesia Maju, lalu PT Sumber Cipta Multiniaga," jelasnya.

Rekor yang diberikan MURI adalah penggunaan wadah ramah lingkungan terbanyak saat pembagian daging kurban sebayak 10.084 paket. Kolaborasi KITA dalam pembagian daging kurban pada Idul Adha 2022 dilakukan dengan menggunakan wadah ramah lingkungan seperti besek, daun pisang, daun jati, daun pepaya, dan bahan alam lainnya.

Program KITA Berbagi 2022 serentak dilaksanakan di 87 kabupaten Kota di Indonesia Timur sejak 9 sampai 13 Juli 2022. Pada Program KITA Berbagi 2022 ada 637 ekor sapi dan kambing yang dibagikan ke masyarakat.

Aktivis Lingkungan Hidup Hening Parlan menyambut positif inisiatif Kolaborasi KITA dalam menggerakkan ratusan komunitas untuk menggunakan wadah non plastik dalam pembagian puluhan ribu daging kurban. Menurut Hening, gerakan tanpa plastik dalam pembagian daging kurban juga semakin menyempurnakan perayaan Idul Adha 1443 H, karena sekaligus ikut menyelamatkan bumi.

"Program KITA Berbagi 2022 sangat keren dan terima kasih ikut serta menyelamatkan bumi dan lingkungan kita," ujar Hening, Leader of The Climate Project Indonesia yang menjadi pembicara dalam penyerahan rekor MURI.

Inisiator Kolaborasi KITA Bayu Surya Pamugar Sugeng mengatakan KITA Berbagi 2022 dengan tema Bangkit Bersama Menjadi Pemenang merupakan kegiatan yang menyatukan berbagai komunitas dari beragam latar belakang di Indonesia Timur seperti Bold Riders, Super Friends, Heppiii Community, dan Kill The LAst. Komunitas ini terlibat langsung mulai dari pengumpulan dana, pembelian hewan kurban hingga pembagian daging kurban yang semuanya memakai wadah ramah lingkungan.

"Tahun lalu sebenarnya sudah ada beberapa komunitas dan kota yang melakukannya. Tapi tahun ini komitmen kami semua daging kurban di semua kota yang ikut program KITA Berbagi 2022 menggunakan wadah non plastik. Kami bersyukur, Alhamdulillah rencana untuk menggunakan wadah non plastik tersebut berjalan baik," jelasnya.

Gunawan Prasetyo, selaku Penasehat Kolaborasi KITA menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada komunitas berkat totalitas, kreativitas dan kerjasama yang solid dengan berbagai pihak di 87 Kota/Kabupaten di Indonesia Timur. "Kami menyadari, banyaknya paket daging kurban yang dibagikan menggunakan kantung plastik berdampak kurang baik pada kelestarian lingkungan. Hal tersebut akhirnya memicu kami untuk mencoba mengurangi dampak dari material tersebut," jelasnya.

Sedangkan Bapak Komunitas Indonesia, Suharto mengatakan kegiatan ini  menjadi bukti bahwa komunitas itu bukan bagaimana sekadar beraktivitas menjalankan hobi, tapi bisa berbuat sesuatu dan bisa menjadi bagian perubahan yang lebih baik. "Terimakasih banyak atas kerjasama dan juga dedikasi dari teman-teman komunitas Indonesia Timur karena telah mengupayakan berbagai syarat hingga kita dapat mengadakan kegiatan yang luar biasa, dan juga mendapat Rekor MURI," jelasnya. (RO/OL-15)

BERITA TERKAIT