06 July 2022, 22:30 WIB

Tim Genesis Wakili Indonesia Ikuti 'Southeast Asia Grand Showdown'


mediaindonesia.com |

MONDELEZ Indonesia umumkan pemenang kompetisi bisnis virtual Taste The Future Business Challenge tingkat nasional (National Showdown).

Kemudian tim pemenang berhak melaju ke tahapan selanjutnya, yaitu Southeast Asia Grand Showdown pada tanggal 6 Juli 2022 yang mempertemukan tim mahasiswa terbaik dari MYSG (Malaysia dan Singapore), Vietnam, Thailand, dan Filipina.

Berbagai persiapan pun telah dilakukan, baik dari Mondelez International selaku penyelenggara maupun tim pemenang, sebagai persiapan untuk memenangkan persaingan dalam memecahkan tantangan dunia bisnis di masa depan yang berbasis metode design thinking.

Nadiasari Wahyuhardini selaku HR Country Lead Mondelez Indonesia menjelaskan, hadirnya kompetisi ini merupakan wujud komitmen Mondelez International dalam mencari talenta terbaik yang siap bersaing untuk menghadapi tantangan bisnis masa depan.

“Berbekal pengalaman ketatnya proses seleksi di tingkat nasional, kami optimis tim perwakilan dari Indonesia bisa menunjukkan prestasi terbaiknya dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” jelas Nadia dalam keterangan pers, Rabu (6/7). 

Setelah melalui tahapan seleksi yang cukup panjang, akhirnya Tim Genesis yang beranggotakan Hisham Suryadinata (Institut Teknologi Bandung) sebagai team leader, Muhammad Farrel Hardjanto (Universitas Prasetiya Mulya), Rifqi Asqal Herial (Universitas Prasetiya Mulya) dan Elshanti Nabihah Salma (Institut Teknologi Bandung) berhasil keluar sebagai pemenang.

Tim Genesis berhak untuk mewakili Indonesia pada ajang Grand Showdown Taste The Future Business Challenge di tingkat Asia tenggara. Tim Genesis berhasil menjadi pemenang setelah mampu memenuhi seluruh aspek kriteria penilaian. 

“Sebagai pemenang National Showdown, Tim Genesis juga berhak mendapatkan uang tunai sebesar USD 1,000 dan eksklusif merchandise dari Mondel─ôz," keta Nadia.

Selain itu, Tim Genesis juga berhak mendapatkan akses eksklusif percepatan karier dalam Taste The Future Management Trainee Program atau Taste The Future Internship Program.

"Program ini merupakan program early careers dari Mondelez International. Kemudian nantinya untuk pemenang di tingkat regional akan mendapatkan hadiah tambahan sejumlah USD 1,000,” ungkap Nadia.

Baca juga: Mencari Talenta Baru Lewat Ajang Pencarian Bakat Mahasiswa Tingkat Nasional

Muhammad Farrel Hardjanto sebagai perwakilan dari Tim Genesis mengungkapkan antusiasme dan testimoni selama mengikuti kompetisi.

“Kami merasa sangat senang dan terhormat bisa menjadi pemenang, melihat ada banyak sekali tim hebat dengan ide yang luar biasa. Kami juga bersyukur dapat melalui tahapan National Showdown dengan baik dan mendapatkan hasil maksimal," jelasnya.

"Maka dari itu, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Mondelez International selaku penyelenggara Taste The Future Business Challenge,” ungkap Farrel.

Senada dengan Ferrel, Hisham Suryadinata selaku Team Leader Genesis juga mengungkapkan rasa syukur sebagai pemenang terpilih.

"Merupakan sebuah kebanggaan yang luar biasa bagi kami untuk mewakili Indonesia di tingkat regional. Kami berharap perjalanan kami tidak berhenti sampai disini dan saya ucapkan selamat berjuang untuk kita semua!,” ungkap Hisham.

Taste The Future Business Challenge merupakan ajang kompetisi bisnis virtual tingkat Asia Tenggara persembahan dari Mondelez International, untuk memecahkan tantangan dunia bisnis di masa depan dengan berbasis metode ‘design thinking’.

Kompetisi ini telah berlangsung sejak akhir Maret hingga Juni 2022 dan terbuka bagi seluruh mahasiswa, baik tingkat sarjana (S1) maupun pascasarjana (S2) dengan kualifikasi terbaik di kawasan Asia Tenggara.

Pada tahap National Showdown Indonesia, kompetisi tahun ini diikuti 73 tim dari seluruh wilayah Indonesia, meliputi perwakilan universitas dari Jawa, Sumatera dan Sulawesi. 

Lebih lanjut mengenai kriteria penilaian, berikut lima komposisi yang dikedepankan pada kompetisi kali ini meliputi pertama, pemahaman pengguna dan kualitas penelitian pada tahap empati.

Kedua, ketajaman artikulasi terhadap peluang dan pernyataan HMW (How Might We). Ketiga, ide solusi yang jelas, berkelanjutan, dan inovatif (diinginkan, layak, dan dapat dipertanggungjawabkan);.

Keempat, umpan balik pengguna dimasukkan secara efektif ke dalam prototipe yang disempurnakan sebagai hasil dari tahap pengujian dan kelima, dampak keseluruhan dari ide.

“Kami berharap kompetisi ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk bersama meningkatkan kualitas dan kompetensi dari generasi muda agar senantiasa siap menjawab tantangan bisnis di masa depan, baik di Indonesia maupun di tingkat internasional,” tutup Nadia. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT