04 July 2022, 14:30 WIB

Pekan Depan Riau bakal Diguyur Hujan Buatan


Atalya Puspa |

OPERASI teknologi modifikasi cuaca (TMC) dengan menyemai garam di awan untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan akan kembali dilaksanakan di Riau mulai pekan depan.

"Kami sedang siapkan operasi TMC di Riau, atas permintaan dari BRGM. Insya Allah minggu depan kita mulai, ini sedang kami bahas secara internal," ungkap Koordinator Laboratorium Pengelolaan TMC Budi Harsoyo saat dihubungi, Senin (4/7).

Adapun, berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sepanjang 2022 telah ada seluas 46.844 hektare lahan dan hutan yang terbakar. Secara rinci, luasan lahan dan hutan yang terbakar ada di wilayah Kalimantan Barat 11.331 hektare, Sumatra Barat 9.045 hektare, Nusa Tenggara Timur 4.515 hektare, Lampung 4.194 hektare dan Papua 2.563 hektare.

Pada 2022 sendiri, operasi TMC atau hujan buatan telah dua kali dilaksanakan, yakni di wilayah Riau pada April 2022 serta Sumatra Selatan dan Jambi pada Juni 2022. Berdasarkan laporan pelaksanaan TMC di Sumatra Selatan dan Jambi, operasi tersebut berhasil menigkatkan intensitas hujan.

"Selama kegiatan TMC hampir terjadi hujan setiap hari walallupun sebarannya tidak merata, dengan variasi intensitas hujan dari ringan hinggal lebat," ungkap Budi.

Penambahan curah hujan berdasarkan perbandingan curah hujan aktual GsMap dan penakar BMKG dengan data historis GsMap (2012-2021) dan data historis penakar BMKG (1991-2020) selama periode kegiatan TMC di Provinsi Sumatra Selatan mendapat tambahan sekitar 29,6% sampai 30,5% dan Provinsi Jambi sekitar 6,7% sampai 13,1%. (H-2)

 

BERITA TERKAIT