28 June 2022, 18:28 WIB

PMK Meluas Di Bengkulu


Marliansyah |

PENYAKIT mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak terus meluas ditujuh kabupaten di Provinsi Bengkulu, mencapai 447 ekor ternak pada Selasa (28/6). Kasus PMK kini ditemukan di tujuh kabupaten di Bengkulu dengan 447 ekor ternak telah terpapar.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, M Syarkawi di Bengkulu, mengatakan, PMK di Bengkulu, telah menyebar ditujuh kabupaten dari sebelumnya hanya lima kabupaten. Hingga saat ini sebanyak 447 ekor sapi terinfeksi PMK yang tersebar di tujuh kabupaten," katanya.

Tujuh kabupaten tersebut, lanjut dia, Kepahiang, Rejang Lebong,  Bengkulu Utara, Seluma, Bengkulu Selatan, Mukomuko, dan Bengkulu Tengah. Saat ini dia kasus PMK baru ditemukan di Kabupaten Mukomuko, dan Bengkulu Tengah.

Penambahan kasus PMK berasal dari dua ekor sapi dari Desa Pasar  Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah. Selanjutnya, tiga ekor sapi Desa Lubuk Mukti, Kecamatan Penarik,  Kabupaten Mukomuko.

"Sebanyak 70 sapi dinyatakan sembuh dan dua ekor sapi yang berasal dari Kabupaten Rejang Lebong, dan Kabupaten Kepahiang, mati," imbuhnya.

Risiko kematian terhadap hewan yang terinfeksi wabah PMK dimBengkulu, kata dia, cukup rendah yaitu sekitar satu hingga lima persen. Penyebab kematian hewan yang terinfeksi disebabkan karena kondisi fisik ternak yang tidak kuat menahan sakit yang dialami. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT