24 June 2022, 15:38 WIB

Dalam Sebulan Terakhir, Positivity Rate Indonesia Capai 3,93%


Atalya Puspa |

POSITIVITY rate kasus covid-19 di Indonesia meningkat pesat dalam satu bulan terakhir. Hal itu tercermin dari data yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

Dari awalnya hanya 1% pada Juni 2022, kemudian naik menjadi 3,93% pada 23 Juni 2022. "Ini kita pahami, karena kita masih di masa pandemi," jelas Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril dalam konferensi pers virtual, Jumat (24/6).

"Angka ini bisa naik dan turun, yang harus jadi perhatian dan evaluasi untuk kewaspadaan," imbuhnya.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Selamatkan 20 Juta Jiwa di Tahun Pertama

Lebih lanjut, dia mengungkapkan positivity rate tertinggi ada di wilayah Jakarta, yakni 8,6%. Kemudian disusul Banten 3,39%, Jawa Barat 2,45% dan Bali 2,4%.

Adapun kasus harian juga terus meningkat, dari semula 368 kasus per 1 Juni 2022, kemudian menjadi 1.985 per 23 Juni 2022. Kasus covid-19 di Indonesia didominasi oleh varian Omikron.

Terkait subvarian Omikron yang baru, data Kemenkes melaporkan sebanyak 143 pasien yang terjangkit BA.4 dan 155 pasien yang terjangkit BA.5. Adapun, kasus itu berasal dari Jakarta, Jawa Barat, Banten dan Bali.

Baca juga: Sudah Booster, Ibu dan Anak Anies Baswedan Positif Covid-19

Namun, saat ini sebagian besar pasien positif mengalami gejala ringan. Mulai dari batuk, demam, hingga flu. Selain itu, kasus kematian berjumlah rata-rata 10 orang perhari.

Dengan masih tingginya kasus covid-19 di Indonesia, Syahril mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi. Cakupan vaksinasi dosis 1 sudah mencapai 74%, dosis 2 sebesar 62% dan vaksinasi booster di bawah 50%.

"Sebagaimana target dari WHO, kita harus mencapai 70% vaksin dosis lengkap sesuai jumlah sasaran populasi," terang Syahril.(OL-11)
 

BERITA TERKAIT