23 June 2022, 14:25 WIB

Peserta SBMPTN di ITB dan UGM Raih Nilai Tertinggi


Faustinus Nua | Humaniora

LEMBAGA Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) merilis hasil UTBK-SBMPTN 2022 yang akan diumumkan pada pukul 15.00 WIB hari ini, Kamis (23/6). Dari 192.810 calon mahasiswa yang lulus tahun ini, tercatat 2 peserta dengan nilai tertinggi diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Dari 800 ribu peserta yang ikut teS ada 10 peserta yang kita ambil yang nilainya terbaik. Ternyata nilai tertinggi ada di ITB untuk Saintek dan UGM untuk Soshum," kata Ketua LTMPT Mochamad Ashari dalam konferensi pers, Kamis (23/6).

Untuk peserta kelompok ujian Saintek dengan nilai ujian tertinggi diterima di ITB. Nilai yang diraih mencapai 830,98 di prodi Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) Komputasi. Peserta kedua dan ketiga untuk kelompok ujian yang sama diterima di Universitas Diponegoro dengan nilai 826,29 dan 824,02 di prodi Kedokteran.

Peserta dengan nilai tertinggi dari UGM berasal dari kelompok ujian Soshum untuk prodi Akuntansi dengan nilai 786,17. Di urutan kedua ada peserta dari Universitas Indonesia yang memilih prodi Ilmu Ekonomi dengan nilai 784,05 dan urutan ketiga dari UGM untuk prodi Akuntansi dengan nilai 783,78.

Sementara itu, untuk PTN dengan nilai rerata tertinggi di kelompok ujian Saintek diraih Universitas Indonesia dengan rata-rata nilai 665,86. Kemudian diikuti ITB dengan 656,61 dan UGM rata-rata nilai 645,94.

Di kelompok ujian Soshum masih dari Universitas Indonesia dengan rata-rata nilai 690,02. Lalu diikuti ITB 682,30 dan UGM 680,49.

Selanjutnya, untuk provinsi asal sekolah peserta dengan nilai rerata tertinggi berasal dari DI Yogyakarta. Nilai rata-rata kelompok ujian Saintek adalah 612,68 dan Soshum 614,16. Di posisi kedua peserta dari Provinsi DKI Jakarta dengan nilai Saintek 605,52 dan Soshum 604,11, lalu diikuti Jawa Tengah dengan Saintek 594,27 dan Soshum 588,97.

Untuk provinsi dengan jumlah peserta diterima terbanyak adalah Jawa Timur. Dengan peminat mencapai 113.193 orang, yang diterima sebanyak 26.781 atau 23,66%. Di urutan berikut adalah Jawa Barat dengan 122.833 pendaftar dan lulus 19.491 atau 16,87%, diikuti Jawa Tengah dengan 97.144 peserta atau dan diterima 16.222 orang atau 16,70%.(H-1)

BERITA TERKAIT