22 June 2022, 17:54 WIB

Presiden: Persemaian Mentawir Bentuk Keseriusan Pemerintah Kelola Lingkungan


Andhika Prasetyo | Humaniora

PRESIDEN Joko Widodo menegaskan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara tidak akan mengenyampingkan aspek lingkungan.

Hal itu justru menjadi salah satu hal yang ditangani dengan sangat serius bahkan sejak masa awal pembangunan.

Misalnya, melalui pengembangan Persemaian Mentawir di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Pembangunan pusat penangkaran benih itu merupakan wujud nyata keseriusan pemerintah dalam mengelola lingkungan, utamanya di kawasan IKN.

"Kita mau menunjukkan bahwa kita serius dalam urusan lingkungan. Jalau kita tidak bangun di sini justru lingkungan makin rusak. Itu aja yang harus digarisbawahi," ujar Jokowi saat meninjau Persemaian Mentawir di Kaltim Rabu (22/6).

Dalam membangun IKN, kepala negara menjelaskan komposisi alam nantinya akan sebesar 80% dan 20%-nya adalah bangunan.

Itu sudah sesuai dengan konsep kota baru yang mengusung konsep kawasan modern di dalam hutan atau forest city.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengungkapkan bahwa Mentawir hanyalah satu dari 30 pusat persemaian yang akan dibangun pemerintah hingga beberapa tahun ke depan.

Saat ini, satu pusat kebun benih yang telah beroperasi secara resmi berada di Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pemerintah pun telah menentukan daerah-daerah lain yang nantinya akan dibangun fasilitas serupa.

“Yang banyak nanti di Kalimantan, Sumatra, yang banyak tambang dan sawit karena saya wajibkan dari pengusaha tambang sama sawit,” tandas Jokowi.

Pusat persemaian merupakan fasilitas budi daya benih tanaman dalam jumlah besar. Nantinya, benih-benih tersebut akan didistribusikan dan ditanamkan di daerah-daerah yang memiliki kondisi lahan kritis, seperti di Puncak, Jawa Barat dan daerah aliran sungai seperti Ciliwung.

Terkait produksi, Jokowi menyebutkan satu kebun bibit bisa menghasilkan sekitar 12 juta benih per tahun.

Dengan angka tersebut, jika nanti sebanyak 30 pusat persemaian telah beroperasi, Indonesia bisa menghasilkan 360 juta benih per tahun. (OL-8)

BERITA TERKAIT