21 June 2022, 20:36 WIB

Banjir Besar landa Cimahi, Pemkot Cari Solusi


Depi Gunawan | Humaniora

BANJIR parah terjadi di Kota Cimahi yang dipicu hujan deras pada Senin (21/8) sore. Bencana itu menyebabkan lalu lintas lumpuh karena kendaraan tidak bisa melintasi genangan banjir.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menduga penyebab banjir akibat pendangkalan sungai sehingga air hujan meluap ke jalan raya. "Perlu normalisasi sungai, masyarakat juga dilibatkan untuk merawat dengan cara tidak membuang sampah ke sungai," kata Ngatiyana, Selasa (21/6).

Banjir di Jalan Mahar Martanegara menyebabkan pengendara sepeda motor terjatuh lalu terseret air karena kuatnya arus. Peristiwa pengendara terseret banjir bukan kali ini saja tetapi sering setiap kali hujan deras.

"Penyebab motor itu terseret karena intensitas hujan tinggi, sudah sering ada korban, termasuk kemarin, nanti kami perbaiki. Kami imbau jika membahayakan sebaiknya tidak mendekat, pengguna kendaraan harus menjaga diri," ucapnya.

Ia mengatakan, Pemkot Cimahi terus berupaya agar permasalahan banjir segera dituntaskan. Salah satunya membangun kolam retensi bekerja sama dengan Pemkot Bandung di Kelurahan Pasir Kaliki, Kecamatan Cimahi Utara. Kendati manfaatnya belum dirasakan langsung, lanjut dia, dengan keberadaan kolam retensi ini, banjir bisa lebih cepat surut.

"Keberadaan kolam retensi tersebut belum maksimal karena masih dalam proses pembangunan. Tetapi tahun depan, pembangunannya sudah memasuki tahap akhir, ditargetkan bisa menampung hingga 50 ribu liter," ungkapnya.

Sedangkan permasalahan banjir Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, dia menambahkan, hingga saat ini masih terkendala pembebasan lahan. Sebab pihaknya merencanakan pembangunan embung di Margaasih yang masuk ke wilayah Kabupaten Bandung.

"Kita masih tahap komunikasi dengan Pemkab Bandung karena wilayahnya ada di sana, perlu kerjasama antar daerah. Nanti (rencana pembangunan embung) dibawa ke provinsi untuk penanganannya, soalnya ini kan melibatkan dua daerah, Cimahi dan Kabupaten Bandung," tambah Ngatiyana. (OL-15)

BERITA TERKAIT