18 June 2022, 15:37 WIB

Air Dari Avène Solusi Untuk Kulit Sensitif Termasuk Setelah Kemoterapi


Siswantini Suryandari |

BAGI pasien kanker yang menjalani kemoterapi dan radioterapi, sering dihadapkan pada kulit yang kering, kehitaman, dan sensitif.
Hal itu membuat pasien kanker sering menghadapi tekanan psikologis karena melihat perubahan pada kulit yang tidak sehat.

Untuk memulihkan kesehatan kulit pasca pengobatan kanker, dengan menggunakan Eau Thermale Avène, produk perawatan kulit sensitif asal Prancis. Eau Thermale Avène memiliki kandungan utama Avène thermal spring water. Lahirnya produk ini tidak seketika, karena memiliki sejarah yang panjang.

Frederic Charles, Head of South East Asia at Pierre Fabre Group saat menjelaskan tentang produk-produknya dalam pembukaan House of Avène  di Pondok Indah Mall Jakarta lantai LG, Jumat (17/6) menjelaskan bahwa sejarah Avène Thermal Spring Water bermula tahun 1736 ketika kuda milik Marquiz of Rocozel sembuh dari penyakit kulit setelah berendam  di sungai yang menjadi mata air Avène.

Kejadian tersebut mendorong dibuatnya Hydrotherapy Center yang didedikasikan untuk dermatologi, tepatnya pada tahun 1743. Kemudian pada tahun 1826, para dermatolog terkemuka merekomendasikan Avène Thermal Water dan pada 1871, Avène Thermal Water dikirim ke Amerika Serikat untuk membantu menyembuhkan kulit dari korban kebakaran Great Chicago Fire.

Selanjutnya pada 1874, otoritas kesehatan di Prancis mengakui manfaat dari mata air di Avène untuk masyarakat umum. Pada 101 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1975, Pierre Fabre dari Pierre Fabre Dermo membeli Avène Hydrotherapy Center dan memulai program riset yang mendalam sebelum akhirnya pada tahun 1990, brand Eau Thermale Avène dibuat.

Hingga 2017, selain telah dikaji melalui 150 studi klinis dan 50 publikasi ilmiah, Eau Thermale Avène telah dimanfaatkan oleh lebih dari 50 ribu pasien.

"Kandungannya bukan sekadar air biasa, namun kandungan yang memiliki khasiat untuk menenangkan, mengurangi rasa tidak nyaman, dan menguatkan kulit sensitif. Seluruh produk  diperkaya dengan Avène thermal spring water sebagai kandungan dasarnya," kata Frederic.

Untuk itu dalam penanganan kulit pascapengobatan kanker, banyak pasien kanker yang menjalani terapi pemulihan kulit sensitif setelah kemoterapi dan radioterapi dengan menggunakan Eau Thermale Avène. Avène Thermal Spring Water sudah melakukan perjalanan 50 tahun melalui Pegunungan Cévennes di Avène, Prancis.

baca juga: Cegah Penuaan Kulit Dini dengan Sari Buah dan Sayur

Bahkan bisa digunakan untuk kulit terkena psiorosis dan kulit terbakar. Frederic menambahkan bahwa Avène  ini cukup disemprotkan ke bagian kulit yang sensitif. Dalam satu botol Eau Thermale Avène diformalisikan untuk meminimalkan risiko reaksi alergi, tidak menyumbat pori-pori, bebas pewangi, bebas paraben, bebas alkohol, bebas Mineral Oil, dan Vegan.

Henny Wijaya, Managing Director Eau Thermale Avène untuk Indonesia dari PT Cantika Prima Utama selaku distributor resmi menambahkan bahwa di Indonesia, saat ini kepedulian masyarakat untuk memiliki kulit yang sehat semakin tinggi.

Namun, masih banyak masyarakat yang masih memahami secara artifisial akan makna kulit cantik dan sehat yang sesungguhnya. Banyak masyarakat Indonesia yang masih fokus pada tampilan kulit yang putih atau glowing semata tanpa peduli dengan kondisi kesehatan kulit mereka.

"Problematika lain yang sering dihadapi adalah tingginya polusi dan cuaca ekstrim di Indonesia yang seringkali mengganggu kesehatan kulit, terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif," tutur Henny pemegang diploma Cidesco.

Cidesco adalah kualifikasi bergengsi di dunia untuk Aesthetics and Beauty Therapy yang telah menetapkan standar internasional sejak 1957. Ia berharap hadirnya  Eau Thermale Avène menjadi solusi bagi masyarakt Indonesia yang memiliki kulit sensitif. Apalagi 'air ajaib' demikian Henny Wijaya menyebut,  Eau Thermale Avène bisa digunakan oleh bayi hingga orang dewasa. (N-1)

 

 

 

BERITA TERKAIT