18 June 2022, 00:17 WIB

Inovasi pada Bahan Herbal, Sinar Herba Radix Luncurkan Suplemen Sinargi


Mediaindonesia.com |

KARENA kandungan antioksidan yang cukup tinggi, produk herbal sering dikonsumsi untuk memelihara kesehatan dan mengurangi risiko terjadinya berbagai penyakit. 

Namun, produk-produk herbal ini pada umumnya tidak memiliki efek langsung jika dibandingkan dengan obat-obat kimia, sehingga biasa digunakan untuk memelihara kesehatan dalam jangka waktu yang cukup lama. 

Berdasarkan kondisi itu, inovasi baru pun dimunculkan Sinar Herba Radix dengan membuat jenama (brand) Sinargi yang dikhususkan untuk memelihara, mengobati dan menjaga kesehatan secara lebih efektif dan cepat agar khasiat yang dirasakan konsumen akan lebih cepat terasa. 

Direktur Sinar Herba Radix Rangga Santoso mengatakan, brand produk herbal terbaru ini dibuat dari bahan-bahan yang berkualitas dengan formulasi yang disempurnakan. 

“Sinargi ini lini brand kita yang baru, di mana produk-produk herbal kita diharapkan mampu membantu memelihara, menjaga dan mengobati konsumen dengan lebih cepat dan efektif. Kami memiliki formulator yang baru yang berkomitmen untuk memformulasikan produk ini dengan lebih baik dan berkualitas,” ujarnya. 

Dia mengungkapan, bahan-bahan yang digunakan juga bahan yang memiliki kualitas lebih baik, dengan standarisasi tinggi dalam pembuatan produk herbal Sinargi ini. Tidak hanya itu, proses pembuatannya juga dilakukan dengan proses dengan standarisasi tinggi demi menjaga kualitas dari produk yang dihasilkan.

Untuk saat ini, Sinar Herba Radix baru mengeluarkan empat produk Sinargi. Di antaranya Astramuno, Santopect, Padolin, dan Tamacap.

Sinargi Astramuno bisa membantu memelihara kesehatan dan menguatkan serta menjaga kesehatan paru-paru. Selain itu, juga bisa meningkatkan kualitas kinerja imun tubuh sehingga terjaga dari polutan yang ditemui setiap hari. Untuk komposisinya, setiap pil 300 mg Sinargi Astramuno ini mengandung campuran ekstrak yang setara dengan 300 mg Astragalus Membranaceus Radix. 

"Terkait penggunaannya, untuk yang memiliki berat badan kurang dari 80 kg, produk herbal ini diminum 1x2 pil sehari. Sedang yang berat badannya lebih dari 80 kg diminum 1x3 pil sehari. Sementara, di saat-saat khusus, untuk gejala ringan diminum 1x2 pil, gejala berat 2x2 pil, dan gejala kronis 3x2 pil," jelas Rangga.

Sementara, Sinargi Santopect pada umumnya tidak dikonsumsi secara rutin, tapi hanya ketika mengalami gejala saja. Jika dikonsumsi di saat-saat khusus, Santopect bisa digunakan untuk meredakan gejala pilek dan batuk, menurunkan demam dan rasa meriang serta masuk angin, bahkan membantu meredakan gejala umum bagi penderita Covid. 

Setiap 300 mg pil Santopect mengandung campuran ekstrak yang setara dengan 250 mg Imperata Cylindrica Bauv.var.major, 250 mg Piper Betle L, dan 200 mg Glycyrrhiza Uranlensis Fisch. Untuk konsumsi rutin oleh anak-anak, dosis yang dianjurkan adalah 2 pil 2x seminggu. 

Baca juga : Demam Berdarah Kembali Merebak, Ini 6 Strategi Pemerintah

Sedang jika dikonsumsi di saat-saat khusus, untuk gejala ringan pemakaiannya 1x2 pil, gejala berat 2x2 pil, dan gejala kronis 3x2 pil. 

Sedang Sinargi Padolin, secara tradisonal dapat digunakan untuk meredakan sakit kepala, namun lebih ditujukan untuk mengurangi rasa sakit yang diakibatkan menstruasi.

Setiap 500 mg kapsul Pandolin mengandung campuran ekstrak yang setara dengan 1 g Asparagus Cochinchinesis Radix, 1,25 g Gastrodiae Elatae Tuber, 1 g Lycium Barbarum Fructus, dan 1,75 g Rehmaniae Glutinosae Radix.  Untuk berat badan < 80 kg, pemakaiannya 1x2 kapsul, dan > 80 kg 1x3 kapsul. Jika dikonsumsi di saat-saat khusus, pemakaian untuk gejala ringan 1x2 kapsul, gejala berat 2x2 kapsul, dan gejala kronis 3x2 kapsul.  

Untuk Sinargi Tamacap, produk herbal ini berkhasiat membantu memperbaiki selera makan sehingga kita tidak lagi membatasi diri terhadap opsi makanan baik yang mengandung kolesterol tinggi atau dapat mengakibatkan darah tinggi dan asam urat. 

Setiap 350 mg kapsul Tamacap mengandung campuran ekstrak yang setara dengan 122,85 mg Codonopsis Pilosula Radix, 145,95 mg Atractylodis Macrocephalae Rhizoma, 123,9 mg Glycyrrhizae Uralensis Radix, 144,9 mg Polygalae Tenuifoliae Radix, 113,4 mg Rehmanniae Glutinosae Radix, 120,75 mg Poria Cocos, 134 mg Dioscoreae Oppositae Rhizoma, dan 148,85 mg Atractylodis Chinesis Rhizoma. 

Untuk berat badan < 80 kg, pemakaiannya 1x2 kapsul, dan > 80 kg 1x3 kapsul.  Jika dikonsumsi di saat-saat khusus, pemakaian untuk gejala ringan 1x2 kapsul, gejala berat 2x2 kapsul, dan gejala kronis 3x2 kapsul.

“Produk Sinargi ini juga murni dari bahan alam dan tidak ada campuran dari bahan-bahan kimia. Jadi, bahan yang digunakan adalah bahan pilihan yang memiliki kualitas tinggi,” tukas Rangga. 

Ke depan, kata Rangga, Sinar Herba Radix akan mengeluarkan lagi produk produk Sinargi ini menjadi 5-10 produk.

Dia menegaskan, produk Sinargi ini sudah memiliki izin edar dari BPOM dan sudah ada label Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

“Produk Sinargi bisa dibeli di online store seperti Tokopedia dan Shopee. Selain itu, Sinargi juga tersedia di apotek-apotek kelas A,” kata Rangga. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT